portalbatang.id – Performa gemilang yang ditunjukkan oleh penyerang Dewa United, Rafael Struick, kini tengah menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola tanah air. Pemain muda berbakat ini menunjukkan grafik peningkatan performa yang sangat signifikan sepanjang gelaran BRI Super League musim 2026/2027. Konsistensi yang ia tunjukkan di lini depan Banten Warriors memicu spekulasi kuat mengenai peluangnya untuk kembali mengenakan seragam Merah-Putih di level internasional.
Dalam beberapa laga terakhir, Struick tidak hanya sekadar menjadi pelengkap di lini serang, tetapi telah bertransformasi menjadi pemain yang sangat matang secara taktis. Kemampuannya dalam membuka ruang bagi rekan setim, melakukan tekanan (pressing) tinggi terhadap pertahanan lawan, hingga disiplin dalam menjalankan instruksi strategi menjadi kunci sukses permainan Dewa United. Hal ini membuat perannya di lapangan terasa sangat vital bagi skema permainan tim.

Pelatih kepala Dewa United, Osmar Loss, tidak dapat menyembunyikan kekagumannya terhadap perkembangan pesat pemain mudanya tersebut. Menurut Loss, Struick telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa, terutama dalam memahami tugas-tugas taktis yang kompleks di lapangan hijau. Meski demikian, Loss tetap menekankan bahwa proses pengembangan pemain masih terus berjalan.
Also Read
"Mengenai Rafael, dia adalah pemain muda yang musim ini menunjukkan performa yang sangat impresif. Dia sangat baik dalam menjalankan tugas taktis di dalam tim. Tentu saja, masih ada beberapa aspek yang perlu kami poles lebih lanjut, dan kami terus bekerja keras bersama untuk mengembangkannya," ujar Osmar Loss dalam keterangannya.
Menanggapi isu mengenai panggilan kembali ke Timnas Indonesia, Osmar Loss memilih untuk bersikap profesional dan tidak ingin melangkahi wewenang otoritas sepak bola nasional. Ia menegaskan bahwa keputusan mengenai siapa yang layak memperkuat skuad Garuda sepenuhnya berada di tangan pelatih kepala Timnas Indonesia.
"Terkait peluangnya masuk Timnas, saya rasa saya bukan orang yang tepat untuk menentukan hal tersebut. Tim nasional memiliki pelatihnya sendiri. Tentu pelatih Timnas Indonesia yang akan memantau dan memutuskan pemain mana yang akan dipilih untuk memperkuat tim," tambah Osmar dengan tegas.
Perjalanan karier Struick di Timnas Indonesia sendiri memang sempat mengalami masa jeda. Pemain berusia 22 tahun ini tercatat telah mengoleksi 23 caps bersama Garuda. Penampilan terakhirnya di level internasional terjadi pada 20 Maret 2025 saat menghadapi Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sejak kepemimpinan John Herdman di kursi pelatih Timnas, nama Struick belum kembali muncul dalam daftar panggilan resmi.
Kini, dengan jadwal kompetisi yang semakin padat, termasuk partisipasi Dewa United di ajang I.League Cup 2026/27, mata publik akan tertuju pada konsistensi Struick. Jika ia mampu mempertahankan level permainan setinggi ini, pintu untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia di ajang internasional, termasuk persiapan menghadapi Piala Asia 2027, diprediksi akan terbuka lebar.




