BRI Super League Pekan Kedelapan Penuh Kejutan

Author Image

Dewi Laksmi

3 November 2026, 18:06 WIB

portalbatang.id – Kompetisi BRI Super League 2026/2027 memasuki fase yang semakin panas setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan pekan kedelapan. Sejumlah dinamika menarik terjadi di lapangan hijau, mulai dari pecahnya penantian kemenangan sebuah tim hingga dominasi tak terduga dari tim papan tengah. Persaingan di papan klasemen pun semakin ketat dengan adanya pergeseran posisi yang signifikan antar klub.

Salah satu sorotan utama tertuju pada PSIM Yogyakarta. Setelah melewati masa sulit di awal musim, tim berjuluk Laskar Mataram ini akhirnya berhasil "pecah telur". PSIM sukses meraih kemenangan perdana mereka musim ini setelah menundukkan Borneo FC dengan skor tipis 2-1 pada Minggu (1/11/2026). Gol dari Adrian Purzycki dan aksi memukau Savio Sheva menjadi kunci kemenangan krusial ini. Hasil positif ini membawa PSIM naik ke posisi 15 klasemen, sekaligus menjadi modal berharga sebelum mereka menjamu Dewa United pada pekan mendatang.

BRI Super League Pekan Kedelapan Penuh Kejutan
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Di sisi lain, Persita Tangerang terus menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Tim berjuluk Pendekar Cisadane ini mencatatkan diri sebagai satu-satunya tim yang belum pernah merasakan pahitnya kekalahan hingga pekan kedelapan. Performa impresif mereka kembali teruji saat membantai Persik Kediri dengan skor telak 5-1 di Stadion Brawijaya, Sabtu (31/10/2026). Pablo Ganet tampil sebagai bintang lapangan dengan mencetak hattrick, didukung oleh brace dari Alexandre Ramalingom. Dengan hasil ini, Persita kini kokoh di peringkat keenam dengan koleksi 15 poin.

Namun, tidak semua tim menikmati tren positif. Persijap Jepara masih harus menelan pil pahit karena menjadi satu-satunya tim yang belum mencicipi kemenangan musim ini. Meski sempat memberikan perlawanan sengit, Laskar Kalinyamat hanya mampu bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (30/10/2026). Persebaya sendiri tampil dominan dalam laga Derby Jawa Timur tersebut dan berhasil mengamankan kemenangan 3-1 atas Madura United.

Kondisi yang lebih memprihatinkan dialami oleh PSS Sleman. Tim Elang Jawa sedang berada dalam tren yang sangat buruk setelah dihajar oleh sesama tim promosi, Garudayaksa FC, dengan skor 1-3 di Stadion Pakansari, Bogor. Kekalahan ini merupakan kekalahan ketiga secara beruntun bagi PSS, yang membuat mereka terjerembap di zona degradasi pada peringkat ke-16. Situasi ini memicu gelombang protes dari para suporter yang menuntut evaluasi total terhadap manajemen klub serta performa pelatih Pieter Huistra.

Ketidakpastian juga membayangi Persija Jakarta yang sempat tergelincir setelah kalah dari Dewa United, sementara Persib Bandung tetap menunjukkan taringnya dengan kemenangan telak 4-0 atas Isen Mulang. Dinamika ini membuktikan bahwa dalam BRI Super League musim ini, tidak ada tim yang benar-benar aman, baik di papan atas maupun di zona bawah.

Related Post