Misteri Shayne Pattynama di Persija

Author Image

Dewi Laksmi

7 November 2026, 18:39 WIB

portalbatang.id – Nasib pemain bek kiri Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, tengah menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola tanah air. Bergabung dengan klub raksasa Persija Jakarta yang seharusnya menjadi momentum kebangkitan kariernya, pemain berpengalaman ini justru seolah terlupakan di bawah kepemimpinan pelatih Shin Tae-yong.

Memasuki musim kompetisi BRI Super League 2026/2027, situasi Shayne tampak sangat kontras jika dibandingkan dengan musim sebelumnya. Pada periode musim 2025/2026 di bawah asuhan Mauricio Souza, Shayne tercatat cukup aktif dengan mempersembahkan 10 penampilan. Namun, sejak kedatangan Shin Tae-yong ke kursi kepelatihan Macan Kemayoran, menit bermain pemain ini mendadak hilang tanpa jejak.

Misteri Shayne Pattynama di Persija
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Kondisi ini semakin memicu tanda tanya besar setelah Persija menghadapi PSMS Medan dalam ajang I.League Cup 2026/2027 pada Selasa (3-11-2026). Meski namanya sudah masuk dalam daftar susunan pemain (DSP), Shayne tetap hanya bisa duduk manis di bangku cadangan. Harapan publik untuk melihat aksi bek tangguh ini di lapangan hijau pupus setelah Shin Tae-yong lebih memilih memberikan kepercayaan penuh kepada Pratama Arhan untuk menjaga sektor kiri pertahanan selama 90 menit penuh.

Bahkan, opsi rotasi pun tidak menyentuh Shayne. Pelatih justru memasukkan Dony Tri Pamungkas pada menit ke-67, yang semakin mempertegas posisi Shayne di hierarki pemain. Fenomena ini terasa janggal, mengingat Shayne bukanlah pemain sembarangan. Ia memiliki rekam jejak internasional yang mentereng, termasuk menjadi salah satu eksekutor penalti yang sukses saat Indonesia menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.

Ketidakpastian ini semakin diperkuat dengan pemandangan Shayne yang terlihat melakukan latihan mandiri di lapangan setelah laga melawan PSMS berakhir. Hal ini memicu spekulasi di kalangan penggemar, apakah ada masalah internal atau sekadar strategi taktis dari sang pelatih. Persaingan di posisi bek kiri memang kian sengit dengan adanya Arhan dan Dony, namun memarkir pemain dengan pengalaman Eropa seperti Shayne tetap menjadi teka-teki yang sulit dipecahkan.

Shayne yang pernah merumput di kompetisi Belanda, Norwegia, hingga Belgia, seharusnya bisa menjadi aset berharga bagi kedalaman skuad Persija. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai alasan di balik minimnya peran pemain tersebut.

Kini, mata publik tertuju pada laga krusial berikutnya. Persija Jakarta dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya dalam pekan kesembilan BRI Super League di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu malam. Pertandingan bertajuk laga klasik ini akan menjadi ujian bagi Shin Tae-yong: apakah ia akan memberikan kesempatan bagi Shayne untuk membuktikan kualitasnya, atau justru membiarkan sang pemain terus menanti dalam ketidakpastian?

Related Post