portalbatang.id – Kabar baik datang bagi para pendukung setia Persija Jakarta. Pelatih andalan tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut, Shin Tae-yong, dipastikan telah pulih sepenuhnya dari gangguan kesehatan yang sempat mengganggu aktivitasnya. Arsitek asal Korea Selatan ini sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit akibat terjangkit virus influenza A yang cukup serius.
Kondisi kesehatan yang menurun tersebut sempat membuat Shin Tae-yong absen di pinggir lapangan saat Persija harus bermain dalam laga perdana Grup A I League Cup 2026/2027. Pada laga saat itu, Persija gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang oleh PSMS Medan dengan skor 1-1. Absennya sang pelatih di bangku cadangan sempat menimbulkan kekhawatiran mengenai stabilitas performa tim ibu kota tersebut.

Namun, kekhawatiran itu kini sirna. Mantan nakhoda Timnas Indonesia tersebut telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan dinyatakan dalam kondisi bugar. Kembalinya Shin Tae-yong menjadi suntikan semangat baru bagi skuad Persija yang akan menghadapi tantangan berat dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027.
Also Read
Agenda besar sudah menanti di depan mata. Shin Tae-yong dijadwalkan kembali memimpin langsung anak asuhnya saat menjamu rival tangguh, Persebaya Surabaya, pada pekan kesembilan. Pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Sabtu (7/11/2026) malam WIB.
Dalam sesi konferensi pers yang digelar pada Jumat (6/11/2026), Shin Tae-yong memberikan pernyataan optimis mengenai kondisi fisiknya. Ia menegaskan bahwa dirinya sudah siap kembali bekerja secara penuh.
"Mengenai kondisi kesehatan, setelah menjalani perawatan inap di rumah sakit dan kini sudah diperbolehkan pulang, kondisi saya sudah sangat membaik. Saya merasa sudah sangat sehat," ungkap Shin Tae-yong kepada awak media. Ia juga menambahkan bahwa kondisi tubuhnya yang pulih memungkinkannya untuk kembali menjalankan tugas rutin, termasuk menghadiri pertemuan dengan media.
Meski telah pulih, Shin Tae-yong tetap menunjukkan sikap rendah hati dan waspada dalam menatap laga kontra Persebaya. Ia mengakui bahwa meskipun Persebaya mungkin sedang dalam tren performa yang kurang stabil, ia tidak ingin meremehkan lawan.
"Bagi kami, tim mana pun yang akan kami hadapi adalah tim yang bagus. Kami tidak bisa memandang sebelah mata," tegasnya.
Lebih lanjut, pelatih berpengalaman ini memberikan peringatan keras kepada para pemainnya, termasuk Rayhan Hannan dan rekan-rekan setimnya. Ia menekankan pentingnya konsentrasi penuh selama 90 menit pertandingan berlangsung. Menurutnya, satu momen kelengahan saja bisa berakibat fatal dalam laga berintensitas tinggi seperti melawan tim asal Surabaya tersebut.
"Kami tidak boleh lengah sedikit pun dan harus memberikan usaha maksimal di lapangan. Hanya dengan kerja keras dan fokus tinggi, kami bisa membawa pulang hasil yang positif. Saya ingin para pemain memberikan yang terbaik untuk tim," pungkasnya.




