Strategi Baru Timnas Garuda di Bali

Author Image

Dewi Laksmi

7 November 2026, 14:06 WIB

portalbatang.id – Tim Nasional Indonesia tampaknya harus mengubah rencana besar mereka dalam menghadapi jeda internasional atau FIFA Matchday pada November 2026 mendatang. Alih-alih bertanding di lapangan hijau melawan tim lawan, Skuad Garuda dipastikan tidak akan melakoni laga uji coba resmi. Hal ini disebabkan oleh sulitnya menemukan lawan tanding yang sesuai dengan jadwal dan kondisi terkini.

Meski tidak ada pertandingan resmi, pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, tidak membiarkan para pemainnya berdiam diri tanpa aktivitas. Sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kebugaran dan ritme permainan, tim nasional akan menggelar pemusatan latihan atau training camp (TC) di Pulau Dewata, Bali. Agenda ini dijadwalkan berlangsung selama satu pekan penuh, tepatnya pada rentang waktu 9 hingga 17 November 2026.

Strategi Baru Timnas Garuda di Bali
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Keputusan untuk melakukan pemusatan latihan di Bali ini diambil setelah berbagai upaya pencarian lawan tanding menemui jalan buntu. Sebelumnya, PSSI sebenarnya telah menjadwalkan laga uji coba melawan Timnas Yordania di Amman. Namun, demi faktor keamanan pemain dan staf, rencana tersebut terpaksa dibatalkan menyusul situasi keamanan yang sedang tidak stabil di kawasan Timur Tengah.

Tak berhenti di situ, upaya PSSI untuk menjalin kerja sama pertandingan dengan Timnas Hong Kong juga tidak membuahkan hasil. Komunikasi yang telah dibangun ternyata tidak berlanjut ke kesepakatan laga, sehingga Skuad Garuda kembali harus mencari alternatif lain untuk mengisi kekosongan jadwal mereka.

John Herdman menegaskan bahwa masa jeda internasional ini akan dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat fondasi tim. Ia tidak ingin momentum FIFA Matchday terbuang sia-sia begitu saja. Dalam sesi pemusatan latihan di Bali nanti, Herdman berencana melakukan eksperimen besar dengan memadukan pemain inti yang sudah mapan dengan sejumlah wajah baru yang potensial.

"Kami akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru," ungkap Herdman sebagaimana dikutip dari laman resmi PSSI. Menurutnya, kehadiran pemain baru ini sangat penting untuk memberikan warna baru dalam strategi permainan tim.

Lebih lanjut, arsitek asal Inggris tersebut menjelaskan bahwa sesi latihan intensif di Bali akan menjadi ajang evaluasi menyeluruh. Ia ingin melihat sejauh mana kemampuan para pemain baru dalam beradaptasi dengan sistem permainan yang ia terapkan. Selain itu, pemusatan latihan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman taktik serta mempererat chemistry atau kerja sama antarpemain agar lebih solid saat menghadapi kompetisi resmi di masa depan.

Dengan adanya program TC ini, diharapkan kondisi fisik dan mental para pemain tetap berada di level tertinggi, meskipun mereka tidak turun ke lapangan dalam sebuah pertandingan kompetitif selama periode November tersebut.

Related Post