Jakarta, Portal Batang ID – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait kasus dugaan korupsi tata kelola minyak yang menyeret nama Riza Chalid. Kali ini, Said Didu menyoroti potensi Riza Chalid untuk lolos dari jeratan hukum, mengungkit kembali kasus "Papa Minta Saham" yang pernah melibatkan pengusaha tersebut.
Melalui unggahan di akun Instagram, Said Didu menyebutkan bahwa Riza Chalid berpeluang besar untuk selamat dari jerat hukum jika masih dilindungi oleh kelompok yang ia sebut sebagai "Geng SOP," akronim dari Solo Oligarki dan Parcok. Istilah ini sontak memicu spekulasi dan perdebatan di kalangan warganet.

"Apakah Riza Chalid akan disentuh hukum, atau justru kembali lolos?" tulis Said Didu, mempertanyakan keseriusan penegakan hukum dalam kasus ini.
Pernyataan Said Didu ini mendapat beragam respons dari warganet. Banyak yang sepakat dengan pandangannya, sementara yang lain memberikan komentar bernada sinis dan skeptis.
"Saya sependapat dengan Pak Said Didu," tulis seorang warganet dengan akun Ianutami.
Warganet lain dengan akun cecep.saefudin menimpali, "Yang saya yakini adalah ‘kekuasaan akan dipergilirkan’ itu tertulis di firman Tuhan. Tidak akan selamanya geng solo akan berkuasa. Time will tell."
Komentar-komentar lain juga menyinggung nama-nama tokoh politik dan menyuarakan kekecewaan terhadap sistem hukum yang dianggap tebang pilih.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai pernyataan Said Didu ini. Namun, pernyataan ini semakin menambah panas atmosfer politik dan hukum di tengah proses penanganan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah. Publik pun menanti kelanjutan kasus ini dan berharap agar keadilan dapat ditegakkan tanpa pandang bulu.