Bondowoso, Portal Batang ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bondowoso menggelar serangkaian acara peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-27, termasuk kunjungan ke sejumlah pesantren dan malam refleksi yang dihadiri oleh tokoh ulama dan kader partai.
Acara puncak peringatan Harlah yang digelar di aula kantor DPC PKB Bondowoso, Senin (20/7/2025) malam, dihadiri oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, serta para tokoh ulama dan kyai di Bondowoso. Momen ini menjadi ajang konsolidasi seluruh elemen partai, mulai dari Fraksi PKB, pengurus DPC dan PAC, hingga para kader.

Bupati Abdul Hamid Wahid mengapresiasi kontribusi PKB dalam pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya refleksi diri di usia ke-27 agar PKB semakin memperkuat kontribusinya kepada masyarakat.
"Kita berharap PKB bisa melakukan refleksi dan memperteguh perannya terhadap kontribusi di masyarakat. Usia 27 tahun adalah usia yang matang untuk memantapkan langkah dan posisi dalam pembangunan daerah," ujarnya.
Ketua DPC PKB Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, menegaskan bahwa Harlah kali ini menjadi momen untuk introspeksi dan mengenang perjalanan panjang PKB sejak didirikan pada tahun 1998. Ia mengingatkan bahwa kelahiran PKB merupakan aspirasi warga Nahdlatul Ulama (NU) yang disampaikan melalui PBNU dan PWNU.
"PKB ini lahir dari aspirasi warga NU yang meminta agar NU melahirkan partai. Maka, PKB menjadi partai yang terbuka untuk semua demi kepentingan bangsa dan negara," tegas H. Ahmad Dhafir.
Selain itu, seluruh anggota Fraksi PKB Bondowoso telah melakukan kunjungan dan silaturahmi ke 32 pondok pesantren di Bondowoso menjelang Harlah. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa PKB lahir dari rahim para ulama dan pesantren.
Dengan semangat Harlah ini, PKB Bondowoso berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat, menjaga nilai-nilai ke-NU-an, serta mengawal jalannya pemerintahan agar tetap bersih dan berpihak pada kepentingan masyarakat.