Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang bersiap menggelar seleksi jabatan eselon II pada tahun 2026 mendatang. Proses persiapan tengah digenjot pada pertengahan tahun ini untuk memastikan kelancaran, keterbukaan, dan kualitas seleksi yang akan mengisi empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengalami penataan ulang.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk segera menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan guna mengajukan pembukaan seleksi jabatan. Langkah ini bertujuan untuk meminimalisir kendala selama proses seleksi berlangsung. "Kita sudah menyiapkan persiapan pembukaan seleksi jabatan eselon II tahun ini. Ada empat OPD yang akan dibuka pendaftarannya tahun depan, rencananya akan berlangsung di 2026," terang Bupati.

Keempat OPD yang akan membuka seleksi tersebut adalah: Dinas Perhubungan dan Perumahan Kawasan Permukiman (gabungan Dishub dan Disperkim), Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD – gabungan BPKAD dan Bappenda), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (gabungan Dispertan dan Disperik).
Wakil Ketua III DPRD Pemalang, Wardoyo, turut memberikan catatan penting terkait pelaksanaan seleksi. Ia menekankan pentingnya transparansi dan seleksi yang ketat untuk memastikan terpilihnya kepala OPD yang berkualitas dan sesuai dengan bidang keahliannya. "Kita awasi pastinya, tetapi pelaksanaannya ini berada di tangan bupati jadi kami mohon untuk terbuka namun tetap selektif. Sesuaikan dengan pendidikan dan keahliannya, apalagi sekarang kita harus percepat progres membangun," tegas Wardoyo. Proses seleksi ini diharapkan akan menghasilkan pemimpin OPD yang mampu mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Pemalang.
