BATANG, Portal Batang ID – Gelombang mutasi di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali bergulir. Kali ini, Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar didapuk sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil), sementara Marsda TNI Donald Kasenda dipercaya mengemban amanah sebagai Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU).
Pergantian pucuk pimpinan di dua lembaga pendidikan tinggi militer ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1001/VII/2025 yang ditandatangani langsung oleh Jenderal TNI Agus Subiyanto pada tanggal 31 Juli 2025. Keputusan ini mengatur tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan TNI.

"Menetapkan keputusan Panglima TNI tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia yang namanya tersebut pada lampiran keputusan," demikian bunyi salinan keputusan yang diperoleh Portal Batang ID.
Sebelum ditunjuk sebagai Gubernur Akmil, Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar menjabat sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas). Ia menggantikan Mayjen Arnold Aristoteles Paplapna yang kini menempati posisi yang ditinggalkannya di Lemhanas.
Sementara itu, Marsda TNI Donald Kasenda sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional (Kas Koopsudnas). Kini, ia menggantikan Marsda Purwoko Aji Prabowo sebagai Gubernur AAU, yang selanjutnya akan mengisi posisi Kas Koopsudnas.
Mutasi jabatan di lingkungan TNI merupakan hal yang lazim sebagai bagian dariTour of Duty dan Tour of Area, serta untuk memberikan kesempatan kepada para perwira tinggi untuk mengembangkan karier dan meningkatkan kinerja organisasi.
