Portal Batang ID, Jakarta – Penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani Indrawati terus menuai sorotan. Ubaidillah Amin (Gus Ubaid), tokoh muda NU sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Annuriyyah Kaliwining Jember, turut memberikan pandangannya mengenai sosok Purbaya.
Menurut Gus Ubaid, Purbaya adalah seorang intelektual dengan segudang gagasan yang telah terbukti memberikan dampak positif. "Banyak gagasan beliau pada karir-karir di waktu lalunya, mencatatkan keberhasilan-keberhasilan yang signifikan dan bermakna. Beliau bekerja diam-diam dari balik layar. Banyak sekali pencapaiannya, sulit juga diurai. Karena melihat track record demikian, sehingga beliau terpilih diberikan kepercayaan mengemban tugas berat ini oleh Bapak Presiden Prabowo," ujar Gus Ubaid, Rabu (10/9/2025).

Gus Ubaid menambahkan, kompleksitas masalah keuangan negara membutuhkan sosok yang cerdas dan mampu berpikir komprehensif, serta mampu mengambil langkah-langkah solutif yang terkadang di luar perkiraan. "Dan, Pak Purbaya sering memiliki andil-kemampuan dan pemikiran-pemikiran solutif yang menonjol," ungkapnya.
Meski demikian, Gus Ubaid juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam berkomunikasi. Ia menanggapi insiden "slip of tongue" yang sempat terjadi dan menyebut bahwa Purbaya terbuka terhadap kritik dan masukan demi perbaikan. "Seperti biasa, beliau menerima masukan, jika untuk sebuah perbaikan, dan memahami perlu lebih cermat dalam berbicara," pungkasnya.
Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin (8/9/2025). Latar belakang pendidikannya yang mentereng, dengan gelar Master of Science (MSc) dan Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, serta pengalaman panjang di berbagai lembaga keuangan dan pemerintahan, diharapkan mampu membawa angin segar bagi pengelolaan keuangan negara.
Purbaya juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan Luhut Binsar Pandjaitan, seringkali mendampingi Luhut dalam berbagai posisi strategis di pemerintahan. Sebelum menjabat sebagai Ketua LPS, Purbaya pernah menduduki berbagai jabatan penting, termasuk Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.