PEMALANG, Portal Batang ID – Kebijakan Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Jenderal Sudirman (Jensud), Pemalang, yang hanya berlaku dari arah barat ke timur menuai banyak pertanyaan dari masyarakat. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pemalang akhirnya angkat bicara, menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.
Menurut Dishub, penerapan SSA ini bukan keputusan sepihak, melainkan hasil kajian mendalam oleh para ahli lalu lintas dan akademisi. Mereka melakukan penelitian dan pertimbangan matang untuk menentukan arah yang paling efektif bagi kelancaran lalu lintas di Jalan Jensud.

Kepala Dishub Kabupaten Pemalang, Heru Weweg Sambodo, menjelaskan bahwa kajian tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Satlantas Polres Pemalang. Hasilnya menunjukkan bahwa sirkulasi lalu lintas terbaik di SSA Jensud adalah dari arah barat ke timur.
"Beberapa tahun lalu, sebelum pembangunan Citywalk, kami juga pernah melakukan simulasi SSA. Hasilnya, arus dari barat ke timur memiliki hambatan yang paling kecil dibandingkan arah sebaliknya," ungkap Heru.
Heru menambahkan, hambatan utama dalam rekayasa lalu lintas ini hanya terletak di titik Perempatan Jalan Ahmad Yani, tepatnya di Simpang Empat SMAN 3 Pemalang dan Kantor Pos. Semakin kecil hambatan, semakin kecil pula potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Ini adalah hasil perhitungan dan penelitian dari para ahli, termasuk akademisi. Arus dari barat ke timur menjadi opsi terbaik karena hambatannya sangat minimal," tegasnya.
Dishub menyadari bahwa penerapan SSA ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, baik dari pengguna jalan maupun pemilik toko di sekitar Jalan Jensud. Namun, pihaknya yakin bahwa seiring waktu, masyarakat akan memahami manfaat dari sistem ini, terutama dalam mendukung program perubahan wajah kota yang sedang digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang.
"Di awal pasti ada pro dan kontra, tapi kita bisa lihat ekonomi di sekitar Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pemuda sekarang lebih baik. Pemerataan ini pasti akan berdampak signifikan, apalagi sekarang pemkab sangat serius melakukan penataan wajah kota dengan Citywalk," pungkasnya.
Terkait kemungkinan perubahan arah SSA di masa depan, Dishub belum bisa memberikan jawaban pasti. Perubahan arah SSA memerlukan perhitungan ulang dan melibatkan kembali para ahli serta akademisi, yang tentunya membutuhkan anggaran tersendiri. Saat ini, anggaran tersebut diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur, terutama jalan, di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang.