SIDOARJO, Portal Batang ID – Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Adam Rusydi, menyoroti lambannya penanganan banjir di Kabupaten Sidoarjo. Saat menggelar reses di Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Selasa (18/8/2025), Adam mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk segera mempercepat penyusunan dan penganggaran grand design penanggulangan banjir.
"Masyarakat Sidoarjo sudah lama menunggu solusi konkret untuk masalah banjir yang tak kunjung usai. Pemkab harus segera menganggarkan grand design penanggulangan banjir. Jika tidak, Partai Golkar pasti akan lebih keras lagi menyuarakan aspirasi warga," tegas Adam di hadapan warga, perangkat desa, dan tokoh masyarakat yang hadir.

Adam menilai, tanpa rencana yang jelas dan terukur, pembangunan di Sidoarjo berjalan sporadis dan tidak efektif. Ia mencontohkan masalah banjir di Waru, Tropodo, hingga kawasan lingkar timur yang belum teratasi selama puluhan tahun.
Selain masalah banjir, Adam juga menyoroti sejumlah persoalan lain yang dikeluhkan warga, seperti kesenjangan sosial, pendidikan, dan kualitas udara. Ia menegaskan komitmen Partai Golkar untuk mengadvokasi seluruh kasus yang merugikan masyarakat.
"Sekolah negeri tidak boleh menahan ijazah dengan alasan apapun. Jika ada pungutan komite yang memberatkan, sampaikan kepada kami," ujarnya.
Terkait pendidikan, Adam kembali menekankan keberlanjutan program beasiswa Indonesia Pintar (PIP) serta beasiswa kuliah penuh bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) dan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA).
Dalam kesempatan tersebut, Adam juga menyampaikan rencana kegiatan besar Partai Golkar, seperti program giling-giling yang akan diprioritaskan di wilayah Taman dan Sukodono pada tahun berikutnya. Ia juga menegaskan fungsi "Rumah Aspirasi Rakyat" di kantor DPD Golkar Sidoarjo sebagai wadah bagi warga untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi.
"Kami sudah instruksikan seluruh anggota Dewan wajib angkat telepon ketika aspirasi rakyat masuk," pungkasnya.
Reses yang berlangsung hangat dan penuh dialog tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab yang aktif, mempertegas komitmen Adam Rusydi untuk terus mengawal kepentingan masyarakat Sidoarjo di tingkat provinsi maupun kabupaten.
