Pemalang, Jawa Tengah – Pemerintah Kabupaten (Pemalang) berencana menyulap kawasan Pantai Widuri menjadi pusat sport education yang modern dan menarik pada tahun 2026 mendatang. Langkah ini merupakan bagian dari program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Pemalang dalam menata wajah kota dengan konsep baru, yang memadukan wisata dan olahraga ketangkasan.
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, mengungkapkan bahwa penataan Pantai Widuri dengan konsep sport education ini akan menjadi kelanjutan dari pembangunan citywalk yang direncanakan pada tahun 2025. Pemerintah daerah ingin menghidupkan kembali kawasan wisata yang dulunya menjadi primadona Kabupaten Pemalang ini.

"Kami akan menata ulang Pantai Widuri dengan konsep sport education yang baru. Penataan ini sejalan dengan program tata kelola wajah kota," ujar Nurkholes usai mengikuti Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang, Senin (1/12/25).
Lebih lanjut, Nurkholes menjelaskan bahwa penataan akan mencakup pembangunan sirkuit balap (Road Race) dan penataan area pantai yang terinspirasi dari sirkuit Mandalika. Proyek ini akan didanai melalui anggaran Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) pada tahun anggaran 2026. Penataan wilayah di luar area wisata akan dilakukan setelah program utama ini selesai.
"Arena balap pasti berdekatan dengan pantai, dan kita ingin membuat semacam Mandalika versi mini. Semua jenis olahraga ketangkasan bisa dilakukan di sana, semacam sport tourism. Untuk wilayah luar wisata, akan kami kerjakan setelahnya," jelas Nurkholes.
Dengan transformasi ini, Pantai Widuri diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata yang menarik, tetapi juga menjadi pusat pengembangan olahraga dan edukasi bagi masyarakat Pemalang dan sekitarnya.
