Kali Cipinang Mengamuk, Sembilan RW di Ciracas Terendam Banjir Hebat
Jakarta, Portal Batang ID – Kawasan Ciracas, Jakarta Timur, dilanda banjir hebat setelah meluapnya Kali Cipinang. Genangan air yang merendam sembilan Rukun Warga (RW) di empat kelurahan ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (21/3) sore, menyebabkan puluhan warga terpaksa dievakuasi.

Panangaran, Camat Ciracas, menjelaskan bahwa hujan deras yang mengguyur dari pukul 17.00 hingga 19.00 WIB menjadi pemicu utama. Debit air kiriman dari hulu di kawasan Cimanggis, Depok, melonjak drastis, membuat Kali Cipinang tak mampu menampung dan akhirnya meluap sekitar pukul 18.30 WIB.
"Volume air dari hulu di kawasan Cimanggis, Depok, cukup besar, sehingga menyebabkan Kali Cipinang meluap," terang Panangaran, Minggu (22/3).
Meluasnya genangan air merendam sejumlah area di empat kelurahan. Di Kelurahan Cibubur, banjir melanda RW 05 dan RW 06. Sementara itu, Kelapa Dua Wetan terdampak di RW 02, RW 09, dan RW 11. Kelurahan Ciracas juga tak luput, dengan genangan di RW 04 dan RW 05, serta Kelurahan Rambutan di RW 01 dan RW 03.
Keanehan terjadi karena genangan air tak kunjung surut seperti biasanya. "Biasanya dua jam sudah surut, tapi sampai pukul 22.00 WIB air masih belum surut, awet banget banjirnya," kata Panangaran, memperkirakan tingginya debit air kiriman dan kapasitas kali yang terbatas sebagai penyebabnya. Ketinggian air di Jalan H. Mardah RT 06/RW 03, Kelurahan Cibubur, bahkan mencapai sekitar 1,7 meter.
Evakuasi Darurat Warga Rentan
Melihat kondisi yang membahayakan, Tim Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur sigap melakukan evakuasi. Muchtar Zakaria, Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, menegaskan bahwa prioritas utama adalah keselamatan warga yang paling berisiko.
"Fokus utama kami adalah menyelamatkan warga yang paling berisiko, seperti balita, lansia, ibu hamil, dan warga yang sakit," ujar Muchtar.
Dalam operasi penyelamatan tersebut, sebanyak 47 jiwa berhasil dievakuasi. Di antara mereka terdapat enam balita, enam lansia, satu ibu hamil, dan dua warga dalam kondisi sakit yang membutuhkan penanganan cepat.
Selain itu, Gulkarmat Jaktim juga mengevakuasi enam warga lainnya dari Jalan H. Syarif RT 08 RW 10, Kelurahan Cibubur, pada Sabtu malam. Di lokasi ini, ketinggian air mencapai sekitar 105 sentimeter, sehingga membahayakan keselamatan penghuni rumah. Satu unit light rescue dengan empat personel dikerahkan untuk memastikan evakuasi berjalan lancar.
Camat Panangaran turut mengingatkan warga yang tinggal di daerah rawan banjir untuk senantiasa siaga dan waspada terhadap potensi banjir susulan. Warga diimbau untuk segera melaporkan jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya agar petugas dapat segera bertindak.