portalbatang.id – Setelah penantian panjang sejak tahun 2019, geliat kompetisi piala di sepak bola Indonesia akhirnya kembali bergairah. Musim 2026/2027 akan menjadi momentum bersejarah dengan digelarnya I League Cup. Turnamen ini hadir untuk melengkapi kemeriahan BRI Super League dan Pegadaian Championship, memberikan panggung bagi klub-klub untuk memperebutkan trofi bergengsi.
Terakhir kali kompetisi format piala seperti ini digelar adalah saat PSM Makassar mengangkat trofi Piala Indonesia pada musim 2019 silam. Kini, format baru I League Cup menjanjikan tensi tinggi karena mempertemukan klub-klub elit dari kasta tertinggi dengan tim-tim tangguh dari kasta kedua, Pegadaian Championship.

Meski klub-klub dari BRI Super League secara otomatis menjadi favorit juara, namun sejarah sepak bola seringkali mencatat kejutan dari tim non-unggulan. Dalam ajang I League Cup musim 2026/2027 ini, terdapat tiga tim dari Pegadaian Championship yang diprediksi mampu merusak dominasi tim kasta tertinggi dan menjadi "kuda hitam" yang menakutkan.
Also Read
Nama pertama yang patut diwaspadai adalah PSPS Pekanbaru. Tim berjuluk Asykar Bertuah ini tengah menunjukkan performa yang sangat impresif di awal musim Pegadaian Championship 2026/2027. Di bawah arahan Antonio Gamaroni, PSPS berhasil memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 19 poin dari delapan laga. Ketangguhan mereka terlihat dari catatan hanya satu kali menelan kekalahan. Di fase grup I League Cup nanti, PSPS Pekanbaru akan diuji dalam grup yang cukup kompetitif bersama Bhayangkara FC dan Semen Padang.
Selanjutnya, ada PSMS Medan yang juga tengah dalam tren positif. Tim berjuluk Ayam Kinantan ini menempel ketat posisi puncak di klasemen sementara Grup Barat, hanya terpaut selisih dua gol dari PSPS Pekanbaru. Kekuatan utama PSMS terletak pada kedalaman skuadnya yang mumpuni. Kehadiran pemain-pemain kunci seperti Javier Siverio, Ifran Jauhari, hingga Rangga Muslim membuat lini serang mereka sangat berbahaya. Tantangan besar menanti mereka di fase grup, di mana mereka harus menyingkirkan raksasa seperti Persija Jakarta dan Sumsesl United jika ingin melaju jauh.
Terakhir, kejutan bisa datang dari Kendal Tornado FC. Klub asal Jawa Tengah ini menunjukkan progres yang signifikan di musim kedua mereka berkompetisi di liga level kedua. Dengan komposisi pemain yang jauh lebih matang dibandingkan musim lalu, Kendal Tornado memiliki senjata mematikan melalui kombinasi pemain lokal dan asing seperti Patrick Cruz, Dimas Sukarno, serta Ousmane Camara. Untuk membuktikan potensi mereka sebagai pengganggu dominasi tim besar, Kendal Tornado harus mampu melewati rintangan berat dari Persebaya Surabaya dan PSBS Biak.
Kehadiran ketiga tim ini dipastikan akan membuat I League Cup 2026/2027 menjadi kompetisi yang tidak terduga dan penuh drama bagi para pecinta sepak bola tanah air.




