Pemalang, Jawa Tengah – Kolam Renang Olympic Pantai Widuri Pemalang bergema dengan sorak sorai para atlet renang pada Minggu (6/7/2025). Kejuaraan Renang Pemalang Open 2025 sukses digelar, menyatukan 450 atlet dari 49 klub renang di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Ajang tahunan ini tak hanya menjadi lomba bergengsi, tetapi juga bagian penting pembinaan atlet renang daerah.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, mengungkapkan tujuan utama penyelenggaraan kejuaraan ini. "Kejuaraan ini dimaksudkan untuk meningkatkan jam terbang dan mengasah kemampuan para atlet muda kita," ujar Anom. "Harapannya, mereka dapat berkompetisi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional," tambahnya. Dengan mengundang peserta dari Jawa Tengah dan Jawa Barat, Pemkab Pemalang memberikan kesempatan bagi atlet untuk saling menguji kemampuan dan meraih prestasi.

Anom juga menekankan pentingnya sportivitas dalam kejuaraan ini. "Semoga kejuaraan ini menghasilkan juara yang benar-benar unggul, baik dari segi skill maupun teknik," harapnya. Prestasi yang diraih diharapkan dapat mengharumkan nama daerah bahkan negara di masa mendatang.
Ketua Panitia Kejuaraan, Serma Adi Jamaludin, menjelaskan sistem pertandingan yang digunakan. "Kami menerapkan sistem kategori usia agar dapat menjaring atlet berbakat dari berbagai kelompok umur," terang Jamaludin. Sistem ini dirancang untuk membina atlet sejak dini dan menciptakan bibit unggul di cabang olahraga renang. Kejuaraan ini, menurutnya, diharapkan menjadi agenda rutin tahunan dan platform bagi para perenang muda untuk menunjukkan potensi mereka dan berkembang menjadi atlet profesional.
Kejuaraan Renang Pemalang Open 2025 bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga investasi dalam pengembangan olahraga renang di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Dengan partisipasi sebanyak 450 atlet dari berbagai daerah, kejuaraan ini menunjukkan semangat dan potensi yang besar dalam dunia renang Indonesia.