Jokowi: Saya Akan Bekerja Mati-matian untuk PSI, Target Jaringan Partai Hingga Akar Rumput
Makassar, Portal Batang ID – Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, secara tegas menyatakan komitmennya yang luar biasa untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang berlangsung di Makassar pada Sabtu lalu, Jokowi berjanji akan mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya, bahkan "bekerja mati-matian", demi membesarkan partai berlambang gajah tersebut.

Di hadapan para kader dan pengurus PSI, Jokowi menggambarkan PSI sebagai "partai super" yang bersifat terbuka dan inklusif. Menurutnya, semakin banyak pihak yang akan bergabung dengan partai tersebut.
"Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja keras, bekerja mati-matian untuk PSI. Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI," ujar Jokowi, mengulang penegasannya dengan nada penuh semangat.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengungkapkan bahwa ia telah berdiskusi intensif dengan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI terkait strategi pembangunan jaringan partai. Targetnya, struktur PSI harus terbangun kokoh dari tingkat pusat hingga ke kecamatan, bahkan menyentuh level Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).
"Ini bolak-balik saya sampaikan, perkuat, bangun struktur sampai ke kecamatan, sampai ke desa, sampai ke RT/RW. Kemarin saya ngomong-ngomong dengan Ketua Dewan Pembina, dengan Ketua Umum, Ketua Harian, saya tanya kapan kira-kira ini bisa kita selesaikan? Dan harus kita selesaikan. Akhir 2026 itu harus selesai," tegas Jokowi, menetapkan target waktu yang ambisius.
Jokowi bahkan menyatakan kesiapannya untuk turun langsung ke lapangan guna mensosialisasikan PSI. Ia mengaku masih sanggup mengunjungi 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan bahkan ribuan kecamatan di seluruh Indonesia jika diperlukan.
"Kalau diperlukan, saya harus datang. Saya masih sanggup. Saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi, semua provinsi. Saya masih sanggup datang ke kabupaten/kota. Saya masih sanggup, saya masih sanggup. Kalau perlu sampai ke kecamatan, saya masih sanggup," tandasnya, menunjukkan semangat yang membara.
Meski demikian, hingga kini Jokowi belum secara eksplisit menyatakan diri sebagai kader atau bagian resmi dari PSI. Teka-teki mengenai sosok Ketua Dewan Pembina PSI, yang kerap disebut "Mr. J", masih menjadi misteri yang menarik perhatian publik.
Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni, sebelumnya menjelaskan bahwa pengumuman sosok "Mr. J" akan dilakukan oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, setelah seluruh infrastruktur partai benar-benar terbentuk hingga tingkat paling bawah, yakni Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Alhamdulillah tadi acara pembukaan sudah berlangsung dengan baik. Dan seperti yang dikatakan oleh Mas Kaesang tadi, Mr J yang selama ini masih misterius, entah siapa, itu akan diumumkan oleh Mas Kaesang pada waktunya," kata Raja Juli Antoni beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Kaesang Pangarep dalam sambutannya di pembukaan Rakernas PSI sempat menyinggung absennya Ketua Dewan Pembina. "Yang saya hormati Sekretaris Dewan Pembina PSI Ibu Grace Natalie beserta seluruh jajarannya, tanpa ada ketuanya. Ketuanya di mana? Belum datang? Oh, ya sudah. Insya Allah besok datang," ujar Kaesang, memicu spekulasi lebih lanjut tentang identitas "Mr. J" yang misterius.