Sabuk Nusantara 76 Dipastikan Prima: Siap Hadapi Puncak Arus Mudik Lebaran
BATANG, Portal Batang ID – Menjelang perayaan Idulfitri 1445 H, persiapan angkutan laut menjadi fokus utama pemerintah dan operator kapal. Salah satu armada vital, KM Sabuk Nusantara 76, telah menjalani serangkaian uji kelaikan dan keselamatan secara menyeluruh, memastikan kesiapannya untuk melayani lonjakan penumpang selama periode arus mudik Lebaran.

Pemeriksaan ketat ini dilakukan oleh tim gabungan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat bersama pihak operator kapal. Setiap aspek kapal, mulai dari kondisi mesin utama dan mesin bantu, sistem navigasi, kelengkapan alat keselamatan seperti sekoci, pelampung, dan alat pemadam api ringan (APAR), hingga fasilitas umum penumpang seperti toilet dan area istirahat, tidak luput dari pengawasan.
"Uji kelaikan ini adalah prosedur wajib yang kami lakukan setiap tahun menjelang periode angkutan Lebaran. Kami tidak akan berkompromi dengan aspek keselamatan," ujar Kepala KSOP [Nama Pelabuhan Fiktif, misalnya: Batang] Bapak Budi Santoso, dalam keterangannya kepada Portal Batang ID. "KM Sabuk Nusantara 76 harus memenuhi standar tertinggi sebelum diizinkan beroperasi penuh mengangkut pemudik. Kami ingin memastikan setiap perjalanan aman dan nyaman bagi masyarakat."
KM Sabuk Nusantara 76 dikenal sebagai kapal perintis yang memegang peranan krusial dalam menghubungkan pulau-pulau terpencil dan daerah yang sulit dijangkau moda transportasi lain. Dengan kapasitas angkut yang signifikan untuk penumpang dan barang, kapal ini menjadi tulang punggung mobilitas warga, terutama saat momen spesial seperti Lebaran.
Diperkirakan, jumlah pemudik yang menggunakan jalur laut akan meningkat signifikan tahun ini seiring dengan pulihnya aktivitas pasca-pandemi. Oleh karena itu, kesiapan armada kapal menjadi sangat vital untuk menghindari penumpukan penumpang dan memastikan semua dapat merayakan Lebaran di kampung halaman dengan aman dan tepat waktu.
Operator kapal juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk lonjakan penumpang, termasuk penambahan personel di atas kapal dan koordinasi intensif dengan pihak pelabuhan untuk kelancaran proses embarkasi dan debarkasi. Hasil uji kelaikan yang positif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat yang akan memilih jalur laut untuk perjalanan mudik mereka.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan terus mengintensifkan pengawasan terhadap seluruh moda transportasi, termasuk laut, untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan mudik nasional. Kesiapan KM Sabuk Nusantara 76 menjadi bagian dari komitmen tersebut, menjamin pengalaman mudik yang prima bagi seluruh masyarakat.