Geotab Siapkan Revolusi AI untuk Pengelolaan Armada Indonesia
Las Vegas – Geotab, perusahaan terkemuka di dunia dalam solusi integrasi transportasi, baru-baru ini mengumumkan peluncuran serangkaian terobosan teknologi mutakhir yang dirancang untuk merevolusi manajemen armada dan telematika. Inovasi yang diperkenalkan pada ajang Geotab Connect 2026 di Las Vegas ini secara khusus menyoroti roadmap AI terbaru yang akan membawa perubahan signifikan, terutama bagi pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Ajang global Geotab Connect 2026, yang berlangsung dari 10 hingga 12 Februari di Las Vegas, menjadi panggung utama bagi Geotab untuk memperkenalkan generasi baru telematika berpresisi tinggi dan perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (AI). Terobosan ini mencakup solusi keamanan berbasis video yang ditenagai kecerdasan buatan (AI), perangkat keras cerdas generasi terkini untuk kendaraan, serta solusi pelacakan yang dirancang kokoh untuk meningkatkan visibilitas aset di luar jangkauan operasional konvensional.
Untuk pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Geotab memfokuskan upaya pada transformasi telematika. Jika sebelumnya telematika hanya berfungsi sebagai alat pelacak, kini Geotab mengubahnya menjadi ‘transformator operasional’ yang mampu mengelola data kompleks. Tujuannya adalah untuk mendorong peningkatan keamanan, efisiensi operasional, serta visibilitas aset secara menyeluruh.
David Brown, Associate Vice President Geotab untuk wilayah Asia-Pasifik (APAC), menegaskan bahwa inovasi terbaru Geotab sangat relevan dengan kondisi operasional di Indonesia yang kerap ekstrem.
"Armada di Indonesia beroperasi dalam kondisi yang ekstrem setiap harinya. Inovasi terbaru ini berfokus pada bagaimana data kendaraan yang sudah terintegrasi dapat diubah menjadi informasi secara real-time yang benar-benar dapat dimanfaatkan oleh pengelola armada," ujar Brown.
Menurut Brown, pemanfaatan data ini mencakup pencegahan insiden, membantu ketepatan pengambilan keputusan, serta menjaga visibilitas kendaraan dan aset penting, bahkan di wilayah yang sulit dijangkau.
Beberapa produk Geotab yang dijadwalkan hadir di Indonesia pada tahun 2026 meliputi:
Platform Kecerdasan Generasi Mendatang: GO & GO Plus
Geotab memperkenalkan generasi terbaru dari perangkat andalannya, GO, sekaligus meluncurkan GO Plus. Kedua perangkat telematik ini dirancang dengan arsitektur terbaru yang mendukung pemrosesan AI lebih cepat dan menyediakan integritas data yang lebih tinggi.
Bagi armada di Indonesia yang umumnya mengelola berbagai jenis kendaraan dan sedang menghadapi transisi menuju kendaraan listrik, perangkat terbaru ini dirancang agar kompatibel dengan beragam platform kendaraan modern. Keduanya menawarkan diagnostik kendaraan yang andal, baik untuk pemantauan konsumsi bahan bakar maupun performa kendaraan listrik (EV).
Inovasi utama yang diluncurkan Geotab pada perangkat ini meliputi:
- GO: Dilengkapi konektivitas Bluetooth terintegrasi serta perlindungan anti-manipulasi yang lebih canggih, dilengkapi dengan fitur peringatan ‘last-gasp’ yang penting.
- GO Plus: Menawarkan kapabilitas pelacakan berbasis satelit dan hotspot Wi-Fi internal. Fitur ini krusial untuk menyediakan aliran data yang terpercaya, mendukung analisis pasca-insiden, audit operasional, dan transparansi kinerja armada.
Secara keseluruhan, perangkat GO dan GO Plus dirancang untuk memperkuat fondasi digital operasional armada di Indonesia. Keduanya menyederhanakan kompleksitas operasional sehari-hari dan mendorong peningkatan terukur dalam aspek keselamatan, kepatuhan, dan produktivitas.
Geotab Connect 2026 sendiri menjadi wadah bagi pelanggan, mitra, serta para pemimpin industri untuk berkolaborasi dan mengeksplorasi masa depan transportasi yang terintegrasi. Geotab adalah pemimpin pasar global dalam bidang solusi manajemen aset dan kendaraan yang saling terhubung, dengan kantor pusat di Oakville, Ontario, dan Atlanta, Georgia. Perusahaan ini melayani lebih dari 100 ribu pelanggan di 160 negara di seluruh dunia.