Chaos di Gunung Sahari: Sopir Calya Ngamuk Lawan Arus, Diduga Panik Plat Palsu
JAKARTA – Sebuah insiden lalu lintas yang memicu kemarahan warga terjadi di Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu sore. Seorang pengemudi mobil Toyota Calya nekat melawan arus di tengah kemacetan parah, memicu amukan massa setelah diduga panik karena menggunakan plat nomor kendaraan palsu.

Peristiwa yang terekam dalam sejumlah video amatir warga ini menunjukkan detik-detik mencekam ketika mobil berwarna putih tersebut berusaha menerobos barisan kendaraan yang antre. Alih-alih menghentikan aksinya saat dihadang, pengemudi justru semakin ugal-ugalan. Ia berulang kali memaju-mundurkan kendaraannya, bahkan menabrak sejumlah pengendara sepeda motor yang berusaha menghalangi lajunya.
Situasi di lokasi sontak berubah tegang. Puluhan warga dan pengendara lain yang geram dengan ulah sopir tersebut beramai-ramai mengepung mobil Calya itu. Teriakan dan makian tak terhindarkan, meminta pengemudi untuk menghentikan aksinya yang membahayakan. Beberapa sepeda motor tampak ringsek akibat ditabrak oleh mobil Calya yang dikemudikan secara sembrono tersebut.
Dugaan awal yang beredar di kalangan warga menyebutkan bahwa kepanikan pengemudi ini dipicu oleh penggunaan plat nomor kendaraan yang tidak sesuai atau palsu. Hal ini diduga menjadi motif di balik keputusan nekatnya untuk melawan arus demi menghindari pemeriksaan atau pengejaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penanganan insiden ini dan nasib pengemudi tersebut. Namun, peristiwa ini menjadi sorotan tajam akan pentingnya kepatuhan berlalu lintas dan bahaya penggunaan identitas kendaraan palsu yang dapat memicu tindakan nekat dan membahayakan pengguna jalan lainnya.