Satu Kritik Tajam John Herdman untuk Timnas Indonesia
Jakarta – Kemenangan telak Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis menyisakan catatan penting dari sang pelatih, John Herdman. Di balik pujian berlimpah atas performa gemilang skuad Garuda, Herdman tak ragu menyuarakan satu kritik tajam yang dianggap krusial untuk perbaikan tim.

Pelatih berkebangsaan Inggris itu secara terbuka mengapresiasi penampilan impresif anak asuhnya. Kemampuan mencetak empat gol tanpa balas, ditambah dengan solidnya lini pertahanan, menjadi alasan utama Herdman melayangkan sanjungan. Bahkan, dalam konferensi pers pasca-laga, Herdman nyaris menyebutkan kontribusi spesifik setiap pemain, menunjukkan betapa detailnya ia mengamati performa individu.
Namun, sebagai pelatih berpengalaman yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia 2022, Herdman memahami betul bahwa pujian bisa melenakan. Oleh karena itu, di tengah euforia kemenangan, ia menyelipkan sebuah evaluasi yang mendalam.
Ketika menjawab pertanyaan dari awak media, Herdman dengan lugas menyatakan, "Tetapi soal disiplin taktik. Saya pikir terkadang kami kurang disiplin di titik itu."
Sorotan Herdman bukan tanpa dasar. Dalam pertandingan kontra Saint Kitts and Nevis, skuad Garuda sempat menghadapi ancaman serius di menit-menit awal. Situasi serupa juga terjadi pada pertengahan babak kedua, di mana pertahanan Indonesia sedikit terbuka. Herdman menekankan, kelemahan ini berpotensi dieksploitasi secara maksimal jika Timnas Indonesia berhadapan dengan lawan yang memiliki kualitas lebih tinggi dan kemampuan finishing yang lebih tajam.
Menjelang laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria, Herdman telah merancang langkah perbaikan. "Kami akan membahas [soal disiplin taktik] itu dalam sesi peninjauan ulang besok, tetapi sekali lagi, saya akan membiarkan para pemain menikmati malam ini dan kami akan kembali bekerja besok," ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa persiapan untuk menghadapi Bulgaria akan sangat berbeda, mengingat karakteristik lawan yang spesifik. "Jadi persiapan ini sangat berbeda, jadi sulit untuk menerapkan apa yang perlu Anda tingkatkan melawan spesifikasi Bulgaria karena semuanya sangat berbeda," pungkasnya, menegaskan fokus pada adaptasi taktik.
Kritik tajam dari Herdman ini menjadi pengingat penting bagi Timnas Indonesia untuk terus berbenah, bahkan di tengah rentetan hasil positif, demi mencapai level permainan yang lebih tinggi di kancah internasional.