Aksi Brutal di Batang Picu Kecaman Keras

Author Image

Dewi Laksmi

14 Oktober 2026, 07:06 WIB

portalbatang.id – Dunia sepak bola tanah air kembali dirundung awan mendung akibat aksi kekerasan yang melibatkan suporter. Pengurus Pusat (PP) The Jakmania secara resmi mengeluarkan pernyataan keras mengecam dugaan penyerangan yang menimpa rombongan pemain Persib Bandung Elite Pro Academy (EPA) atau Persib U-18 saat melintas di wilayah Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026).

Insiden yang mencekam tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Rest Area Batang KM 360. Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus yang membawa rombongan pemain muda Persib tersebut menjadi sasaran amukan massa. Bus tersebut mengalami kerusakan serius setelah diduga dilempari berbagai benda keras oleh sejumlah oknum, yang mengakibatkan kaca bus pecah berantakan.

Aksi Brutal di Batang Picu Kecaman Keras
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Menanggapi peristiwa yang mencederai nilai-nilai sportivitas tersebut, PP The Jakmania menegaskan bahwa tindakan anarkis sama sekali tidak dapat dibenarkan dalam ekosistem sepak bola. Melalui pernyataan resmi di media sosialnya, organisasi suporter Persija Jakarta ini menekankan bahwa kekerasan bukanlah bagian dari budaya mendukung tim.

"Kami mengecam segala bentuk tindakan kekerasan, intimidasi, dan perusakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan sportivitas," tulis pernyataan resmi PP The Jakmania yang dikutip pada Senin (12/10/2026).

Pihak The Jakmania juga secara tegas menolak segala bentuk tindakan destruktif yang sering kali diklaim sebagai bentuk rivalitas antarsuporter. Mereka berharap pihak berwenang memberikan perlindungan penuh serta penanganan hukum yang adil bagi seluruh pihak yang menjadi korban dalam insiden ini.

Lebih lanjut, organisasi suporter ini memberikan dukungan penuh kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini secara objektif. Mereka meminta agar pelaku penyerangan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia tanpa pandang bulu. Bagi The Jakmania, keselamatan nyawa manusia harus selalu berada di atas kepentingan klub mana pun.

"Tidak ada rivalitas sepak bola yang dapat membenarkan tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain," lanjut pernyataan tersebut.

Menjelang situasi yang mulai memanas, PP The Jakmania juga mengeluarkan imbauan khusus kepada seluruh anggotanya di berbagai daerah. Mereka meminta seluruh basis massa The Jakmania untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial.

Pihak organisasi meminta para suporter untuk tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi yang berpotensi memperkeruh suasana di lapangan. Mereka menekankan bahwa proses hukum harus diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian guna menjaga situasi tetap kondusif.

Bagi The Jakmania, rivalitas adalah bagian dari dinamika kompetisi, namun nilai kemanusiaan harus tetap menjadi prioritas utama. Mereka menegaskan bahwa dukungan terhadap Persija Jakarta tidak boleh diwujudkan melalui aksi kekerasan yang membahayakan nyawa pemain maupun rombongan tim lawan.

Related Post