TANGERANG SELATAN – Kepolisian Resor Tangerang Selatan (Polres Tangsel) terus mendalami insiden kebakaran gudang bahan kimia milik PT Biotek Sarana Tama di kawasan Taman Tekno BSD, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Tujuh saksi telah dimintai keterangan terkait peristiwa yang juga memicu dugaan pencemaran Sungai Cisadane ini.
Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo, menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap tujuh saksi tersebut masih berlangsung intensif. Para saksi berasal dari pihak-pihak yang terlibat langsung dalam operasional gudang, termasuk para karyawan. "Penyelidikan masih berjalan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kebakaran ini," ujar AKBP Boy Jumalolo pada Jumat (13/2), seperti dilaporkan Portal Batang ID.

Selain pemeriksaan saksi, aparat kepolisian juga telah mengambil sampel material dari lokasi kejadian perkara (TKP) untuk dianalisis lebih lanjut. Dalam proses ini, tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan Inafis turut dilibatkan guna membantu olah TKP dan pemeriksaan teknis yang mendalam. Langkah awal juga difokuskan pada mitigasi keamanan di sekitar lokasi, termasuk penanganan dan pemindahan material yang dikategorikan berbahaya.
Insiden kebakaran yang terjadi pada Senin (9/2) dini hari sekitar pukul 04.25 WIB ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga dampak lingkungan serius. Cairan pestisida dari gudang diduga kuat terbawa air pemadam dan mengalir ke Kali Jaletreng, yang kemudian bermuara ke Sungai Cisadane. Akibatnya, banyak ikan dilaporkan mati atau mabuk, bahkan sempat diambil dan dikonsumsi oleh warga. Indikasi pencemaran ini meluas hingga wilayah Kota Tangerang, menimbulkan kekhawatiran akan kualitas air sungai.
AKBP Boy Jumalolo menargetkan hasil uji laboratorium dapat diperoleh maksimal dalam 14 hari, meskipun pihaknya akan berupaya mempercepat proses tersebut. "Kami akan berkoordinasi dengan kementerian terkait jika ditemukan unsur pidana dari hasil penyelidikan dan uji laboratorium," tambahnya. Sampel yang diperiksa berasal dari material yang ditemukan di lokasi kejadian. Rincian hasil pemeriksaan akan disampaikan lebih lanjut oleh pihak laboratorium setelah proses analisis selesai.