portalbatang.id – Kabar membanggakan datang dari kancah sepak bola usia dini internasional. Talenta muda berbakat asal Surabaya, Locita Waranggani Olah Nismara, sukses mencuri perhatian dunia setelah tampil gemilang dalam ajang bergengsi Singa Cup 2026 yang diselenggarakan di Singapura. Tidak hanya membawa timnya meraih trofi juara, Locita juga berhasil mengukuhkan dirinya sebagai pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP) untuk kategori Girls U-12.
Keberhasilan ini diraih setelah tim MilkLife Strikers menunjukkan performa luar biasa di lapangan hijau. Dalam partai final yang berlangsung sengit di The Rainforest Hub, Singapura, pada Selasa (3/11/2026), MilkLife Strikers berhasil menundukkan perlawanan tangguh dari Selangor FC Academy A. Pertandingan berakhir dengan skor tipis 2-1 yang memastikan gelar juara jatuh ke tangan tim asal Indonesia tersebut.

Dua gol kemenangan MilkLife Strikers dalam laga krusial tersebut dicetak oleh Nadia S. Azzahra dan Adelice Maureen. Meski bukan pencetak gol terbanyak dalam laga final, peran Locita Waranggani sebagai gelandang sangat vital dalam mengatur ritme permainan dan menjaga stabilitas lini tengah tim. Ketangguhan serta visi bermainnya di lapangan membuat para juri sepakat untuk menyematkan gelar pemain terbaik kepada gadis belia ini.
Also Read
Saat ditemui usai pertandingan, Locita tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Ia mengaku bahwa fokus utamanya sejak awal turnamen bukanlah mengejar penghargaan individu, melainkan memberikan kontribusi maksimal demi kesuksesan tim.
"Sejak awal, niat saya hanya satu, yaitu memberikan penampilan terbaik yang saya bisa untuk tim ini. Saya merasa sangat bahagia karena akhirnya bisa membantu tim meraih gelar juara, dan di luar ekspektasi, saya juga bisa membawa pulang trofi MVP," ungkap Locita dengan wajah berseri.
Lebih lanjut, Locita menekankan bahwa pencapaian luar biasa ini bukanlah hasil kerja kerasnya sendiri. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja sama tim yang solid serta dukungan dari berbagai pihak yang selalu ada di belakangnya.
"Semua ini tidak lepas dari dukungan teman-teman satu tim dan seluruh staf pelatih yang telah membimbing kami. Selain itu, saya juga ingin berterima kasih kepada orang tua di rumah yang selama ini selalu mendukung penuh perjalanan saya di dunia sepak bola," tambahnya.
Meski telah meraih prestasi yang sangat membanggakan di usia yang masih sangat muda, Locita tetap menunjukkan sikap rendah hati. Ia menyadari bahwa perjalanan kariernya masih sangat panjang dan masih banyak hal yang perlu dipelajari. Locita berkomitmen untuk tidak cepat berpuas diri dan akan terus mengasah kemampuannya melalui latihan yang lebih intensif.
"Setelah turnamen ini berakhir, saya akan terus berusaha meningkatkan kualitas permainan saya. Saya akan berlatih lebih giat lagi untuk mengasah kemampuan agar bisa tampil lebih baik pada kesempatan-kesempatan berikutnya," pungkasnya dengan penuh optimisme. Prestasi Locita ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia lainnya untuk terus berprestasi di kancah internasional.




