Guadalajara, Portal Batang ID – Guadalajara, ibu kota negara bagian Jalisco dan salah satu kota yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026, tiba-tiba dilanda kekacauan dan berubah menjadi "kota hantu" menyusul serangkaian kerusuhan hebat di Meksiko. Insiden ini dipicu oleh kabar tewasnya pemimpin kartel narkoba paling ditakuti, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, alias "El Mencho".
Laporan dari Al Jazeera mengindikasikan bahwa warga Guadalajara memilih untuk bersembunyi di dalam rumah, menciptakan suasana mencekam di jalan-jalan kota yang biasanya ramai. Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, segera mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat tidak keluar rumah sampai kondisi keamanan benar-benar pulih. Langkah darurat juga diambil dengan menghentikan operasional layanan transportasi umum secara menyeluruh.

Pemandangan mengerikan terlihat di berbagai sudut kota. Foto-foto yang beredar, termasuk yang diunggah Al Jazeera, menunjukkan sejumlah bus dan truk hangus terbakar di jalan raya, beberapa di antaranya berada di dekat Estadio Akron, stadion megah yang disiapkan untuk Piala Dunia 2026. Situasi serupa juga melanda kota wisata populer Puerto Vallarta, di mana kendaraan-kendaraan pribadi turut menjadi sasaran pembakaran.
Menurut Gubernur Lemus, gelombang kerusuhan ini tidak hanya terbatas di Jalisco, melainkan telah meluas hingga setidaknya lima negara bagian lain di Meksiko, menciptakan ketegangan nasional. Eskalasi kekerasan ini bermula setelah El Mencho dilaporkan tewas dalam sebuah baku tembak sengit dengan pasukan militer di Kota Tapalpa pada hari Minggu.
El Mencho dikenal sebagai salah satu gembong narkoba paling kejam dan berpengaruh di Meksiko, memimpin Cartel de Jalisco Nueva Generación (CJNG) dengan kekuatan sekitar 5.000 anggota. Jaringan CJNG membentang luas, beroperasi di hampir setiap benua kecuali Antartika, menjadikannya ancaman global. Kelompok ini dituduh terlibat dalam berbagai kejahatan keji, mulai dari penculikan, penyiksaan, pembunuhan, bahkan kanibalisme, hingga menjadi distributor utama fentanil, narkoba terlarang yang paling mematikan di Amerika.
Dampak kerusuhan juga terasa di sektor transportasi udara. Sejumlah maskapai penerbangan terpaksa membatalkan rute menuju Puerto Vallarta dan Guadalajara, menyebabkan kepanikan di bandara. Rekaman video di media sosial menunjukkan penumpang yang berlarian mencari perlindungan dan terjebak akibat penundaan atau pembatalan penerbangan. Dalam baku tembak yang mematikan antara CJNG dan militer, dilaporkan enam anggota kartel tewas, sementara tiga personel militer mengalami luka-luka.