Daisuke Sato Temukan Rumah Kedua di Bandung

Author Image

Dewi Laksmi

27 September 2026, 21:06 WIB

portalbatang.id – Suasana hangat Kota Bandung kembali menyapa Daisuke Sato. Meski tidak turun ke lapangan pada laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, pemain naturalisasi asal Jepang yang kini membela Timnas Filipina tersebut mengaku merasakan getaran emosional yang mendalam saat menginjakkan kaki kembali di Jawa Barat.

Bagi Sato, Bandung bukan sekadar lokasi pertandingan bagi timnya. Kota yang pernah menjadi tempatnya mengabdi bersama Persib Bandung itu telah menjelma menjadi rumah kedua. Kehadiran Filipina di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, membawa kembali memori manis sang pemain bersama para pendukung setia di tanah Pasundan.

Daisuke Sato Temukan Rumah Kedua di Bandung
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

"Rasanya luar biasa bisa kembali lagi ke sini. Masyarakat menyambut saya dengan sangat baik. Saya merasa sangat senang bisa berada di sini lagi setelah sekian lama," ungkap Sato dengan nada penuh haru.

Antusiasme Sato sudah terpancar sejak jadwal pertandingan Filipina di Grup B diumumkan. Ia tidak menyangka bahwa kepulangannya ke Bandung akan disambut dengan begitu istimewa. Hal senada juga dirasakan oleh rekan setimnya, Kevin Mendoza. Keduanya menyadari bahwa ikatan emosional antara mereka dengan warga Bandung masih sangat kuat, meskipun mereka kini telah mengenakan seragam kebangsaan Filipina.

"Kami sudah menduga hal ini akan terjadi. Sambutan hangat dari masyarakat sangat luar biasa dan itu memberikan energi tersendiri bagi kami," tambahnya.

Meski suasana di luar lapangan terasa sangat menyenangkan, hasil di atas rumput hijau tidak berjalan sesuai harapan. Filipina harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Vietnam dalam laga perdana tersebut. Namun, Sato merasa hasil tersebut tidak mencerminkan performa asli timnya di lapangan.

Menurut pemain berusia 32 tahun yang kini membela klub One Taguig tersebut, Filipina sebenarnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Ia meyakini bahwa timnya memiliki peluang besar untuk meraih poin penuh jika mampu lebih klinis di depan gawang lawan.

"Saya rasa kami layak mendapatkan hasil yang lebih baik dari ini. Kami mendominasi jalannya laga dan menurut saya, kami tampil lebih unggul dibandingkan Vietnam," tegasnya.

Kekalahan ini tidak menyurutkan semangat Sato untuk memimpin rekan-rekannya bangkit. Ia menekankan pentingnya menjaga mentalitas tim agar tidak terpuruk akibat hasil negatif di laga pertama. Dengan masih tersisa dua laga krusial melawan Pakistan dan Thailand, Sato meminta seluruh skuad The Azkals untuk segera membenahi kekurangan mereka.

"Kami masih punya dua kesempatan lagi. Kami harus tetap tegak, bangkit dengan lebih kuat, dan fokus untuk mengalahkan Pakistan serta Thailand di laga berikutnya," pungkasnya dengan penuh optimisme.

Related Post