portalbatang.id – Bhayangkara FC mengalihkan penuh fokus mereka ke laga tandang krusial melawan Dewa United pada Jumat, 11 September 2026. Pertandingan pekan kedua BRI Super League 2026/2027 ini akan digelar di Banten International Stadium, Serang, di tengah persiapan yang tidak biasa bagi The Guardians. Tim kebanggaan warga Lampung ini harus beradaptasi dengan kondisi alam, di mana abu vulkanik dari Anak Gunung Krakatau memaksa mereka mengubah rutinitas latihan demi menjaga kebugaran dan performa terbaik.
Setelah hanya mampu meraih satu poin di laga kandang pembuka melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu, 5 September 2026, di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Bhayangkara FC bertekad kuat untuk memetik kemenangan perdana. Hasil imbang 1-1 kontra Bajul Ijo, yang diwarnai gol cepat Yann Mabella pada menit ke-13 dan balasan Allano Lima pada menit ke-60, menyisakan rasa kecewa mendalam bagi skuad asuhan Oscar Bruzon.

Winger andalan Bhayangkara FC, Moussa Sidibe, secara terang-terangan menyatakan bahwa hasil tersebut tidaklah pantas. "Saya pikir kami pantas untuk menang dan kami pantas meraih tiga poin," ujar pemain asal Mali berusia 31 tahun itu, merefleksikan dominasi timnya yang gagal dikonversi menjadi kemenangan.
Also Read
Menurut mantan pilar Persis Solo dan Johor Darul Ta’zim itu, timnya sudah memulai pertandingan dengan baik, namun kesalahan dan kurangnya fokus di lini belakang menjadi celah bagi Persebaya untuk mencetak gol melalui skema serangan balik. Pelajaran berharga ini menjadi cambuk bagi The Guardians. Sidibe pun menyerukan agar rekan-rekannya tampil lebih bersemangat dan fokus penuh menghadapi Dewa United. "Sekarang saatnya untuk bangkit menatap laga berikutnya," tegasnya, menyuntikkan motivasi bagi tim.
Tantangan di Banten International Stadium tidak akan mudah. Dewa United sendiri datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengawali musim dengan gemilang. Pada laga perdana mereka pada Sabtu, 5 September 2026, tim besutan Osmar Loss ini berhasil mencuri tiga poin di Stadion Brawijaya, Kediri, dengan kemenangan tipis 1-0 berkat gol indah Rafael Struick pada menit ke-15.
Di tengah persiapan intens, Bhayangkara FC harus menghadapi kendala unik. Gempuran abu vulkanik dari Anak Gunung Krakatau memaksa tim untuk memindahkan sesi latihan dari lapangan terbuka ke ruangan tertutup, seperti pusat kebugaran. Di bawah pengawasan tim pelatih, seluruh pemain melahap menu latihan beban dan otot untuk menjaga kebugaran dan kekuatan fisik, memastikan mereka tetap prima meski kondisi lingkungan tidak ideal.
Dengan tekad kuat untuk meraih tiga poin perdana dan semangat kebangkitan yang dikobarkan Moussa Sidibe, Bhayangkara FC siap menghadapi Dewa United. Laga ini bukan hanya tentang poin, tetapi juga tentang membuktikan ketahanan dan fokus The Guardians di tengah berbagai tantangan.




