Derbi Banten Berakhir Pahit Bagi Persita

Author Image

Dewi Laksmi

4 November 2026, 14:39 WIB

portalbatang.id – Laga panas bertajuk Derbi Banten dalam ajang I League Cup 2026/2027 harus berakhir dengan catatan merah bagi Persita Tangerang. Bertanding di Banten International Stadium (BIS), Serang, pada Selasa (3/11/2026), tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut harus mengakui keunggulan rival sekota mereka, Dewa United, dengan skor telak 1-3.

Pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit awal ini memperlihatkan dominasi Dewa United di atas lapangan. Tim tamu tampil sangat efektif dalam memanfaatkan peluang, yang dibuktikan dengan torehan tiga gol kemenangan mereka. Dua gol kemenangan Dewa United dicetak melalui aksi gemilang Denilson Junior yang berhasil mencetak brace, sementara satu gol tambahan lainnya disumbangkan oleh bintang Timnas Indonesia, Rafael Struick.

Derbi Banten Berakhir Pahit Bagi Persita
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Persita sendiri sempat memberikan perlawanan melalui gol tunggal yang dicetak oleh Eber Bessa. Meski gol tersebut berhasil memperkecil ketertinggalan, hal itu belum cukup untuk mengubah hasil akhir pertandingan yang memperlihatkan celah pertahanan Persita yang mudah ditembus oleh serangan lawan.

Menanggapi hasil yang kurang memuaskan ini, perwakilan pemain Persita, Sutanto Tan, akhirnya angkat bicara. Bagi Sutanto, kekalahan ini terasa sangat pahit karena merupakan laga debutnya bersama tim asuhan Carlos Pena musim ini. Gelandang berpengalaman berusia 32 tahun tersebut tidak menampik bahwa hasil di laga perdana ini sangat jauh dari ekspektasi tim.

"Hasil ini tentu sangat mengecewakan bagi kami. Ini adalah pertandingan pertama saya bersama Persita, dan seperti yang disampaikan pelatih, ada beberapa pemain yang juga baru beradaptasi. Namun, kami harus menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi dan pelajaran berharga," ujar Sutanto Tan dengan nada optimis meski baru saja mengalami kekalahan.

Kendati harus menelan pil pahit, Sutanto tetap memberikan apresiasi kepada rekan-rekan setimnya. Ia melihat adanya api semangat yang tidak padam di dalam diri para pemain, terutama saat mereka berusaha mengejar ketertinggalan di babak kedua. Menurutnya, mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan pemain adalah modal penting untuk bangkit.

"Saya melihat para pemain tidak mudah menyerah. Mereka terus berjuang hingga akhirnya kami bisa memperkecil skor, meskipun pada akhirnya kami tetap harus menerima kekalahan," tambahnya.

Kini, fokus utama Persita adalah segera membenahi lini pertahanan dan koordinasi antar pemain agar tidak lagi mudah ditembus. Sutanto menekankan bahwa perjalanan di I League Cup masih panjang dan masih banyak pertandingan yang harus dihadapi. Ia berharap kekalahan di laga pembuka ini tidak melunturkan motivasi tim, melainkan menjadi batu loncatan untuk tampil lebih solid di laga-laga berikutnya.

"Kami harus melihat sisi positifnya. Masih ada kesempatan di pertandingan mendatang. Semoga ini menjadi pelajaran besar agar kami bisa tampil jauh lebih baik lagi ke depannya," pungkas mantan pemain Persis Solo tersebut.

Related Post