Derbi Jawa Timur Memanas di Pamekasan

Author Image

Dewi Laksmi

6 November 2026, 11:06 WIB

portalbatang.id – Atmosfer panas dipastikan akan menyelimuti Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, saat laga pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 digelar. Pertandingan bertajuk Derbi Jawa Timur ini akan mempertemukan Madura United melawan Arema FC pada Jumat malam, 6 November 2026. Duel ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan ajang pembuktian harga diri bagi kedua tim yang tengah memiliki misi berbeda di klasemen.

Madura United, yang dijuluki Laskar Sape Kerrap, datang dengan motivasi tinggi untuk memutus tren negatif mereka saat menghadapi klub-klub asal Jawa Timur. Hingga saat ini, catatan pertemuan mereka dengan sesama tim Jatim musim ini masih belum memuaskan. Madura United tercatat gagal mengamankan poin saat bertandang ke markas Persik Kediri maupun saat menghadapi Persebaya Surabaya. Oleh karena itu, bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi momentum krusial bagi skuad asuhan Ze Gomes untuk mengembalikan kepercayaan diri.

Derbi Jawa Timur Memanas di Pamekasan
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Di sisi lain, Arema FC datang ke Pamekasan dengan kondisi yang cukup dinamis. Tim berjuluk Singo Edan ini sedang berjuang keras mencari konsistensi permainan. Meski sempat menunjukkan taringnya dengan melumat Dewa United lewat skor telak 4-0 pada akhir Oktober lalu, performa mereka langsung merosot tajam saat harus menelan kekalahan 1-3 dari Bali United di kandang sendiri. Ketidakstabilan ini menjadi tantangan besar bagi tim yang kini tengah menjalani masa transisi kepelatihan.

Kondisi internal Arema FC juga tengah menjadi sorotan. Pasca pengunduran diri Marquinho Santos akibat hasil buruk melawan Persija Jakarta, tim kini bergerak tanpa pelatih kepala definitif. Andre Caldas ditunjuk sebagai pelatih interim atau caretaker untuk menakhodai tim. Meski sempat membawa kemenangan singkat, kekalahan dari Bali United menunjukkan masih adanya celah dalam koordinasi lini pertahanan dan serangan mereka. Namun, kabar baik datang dari sektor pemain, di mana Hanif Sjahbandi yang baru pulih dari cedera panjang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kreativitas serangan tim.

Terkait aspek keamanan, pertandingan ini sempat diwarnai dinamika mengenai kehadiran penonton. Sempat muncul wacana bahwa laga akan digelar secara tertutup, namun setelah adanya aspirasi dari Aliansi Suporter Madura Bersatu, pihak keamanan akhirnya memberikan lampu hijau bagi suporter tuan rumah untuk hadir langsung di stadion. Demi menjaga kondusivitas dan menghindari gesekan antar kelompok pendukung, pihak keamanan secara tegas memutuskan bahwa suporter tim tamu tidak diperbolehkan hadir di stadion.

Secara teknis, Madura United diprediksi akan mengandalkan kreativitas Lulinha dan Gali Freitas untuk membongkar pertahanan lawan. Sementara itu, Arema FC diprediksi akan mengandalkan kecepatan Marcos Vinicius di sektor sayap untuk mengeksploitasi celah di lini belakang tuan rumah. Dengan ambisi besar dari kedua belah pihak, laga ini diprediksi akan berjalan sangat ketat dan penuh tensi tinggi.

Related Post