portalbatang.id – Persita Tangerang memulai kiprahnya di BRI Super League 2026/2027 dengan performa menjanjikan, tak hanya berkat para pemain senior, namun juga berkat sentuhan magis pelatih Carlos Pena yang berani memberi panggung bagi talenta-talenta muda. Dua nama, Aep Nursofyan dan Zulfan Djiaulhaq, kini menjadi sorotan setelah tampil impresif dalam dua laga awal Pendekar Cisadane.
Tim kebanggaan warga Tangerang ini berhasil mencuri perhatian sejak pekan pertama. Mereka sukses menahan imbang PSIM Yogyakarta 1-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul. Momentum positif berlanjut di pekan kedua, kala Persita tampil perkasa dengan menundukkan Java United FC 3-2 di Banten International Stadium (BIS), Serang, pada Minggu (13/9/2026). Kemenangan ini mengantar Persita bertengger di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi empat poin.

Di balik performa apik tersebut, Carlos Pena tak ragu memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda. Aep Nursofyan, bek kanan berusia 20 tahun, dan Zulfan Djiaulhaq, gelandang serbabisa berusia 19 tahun yang juga mampu bermain sebagai penyerang sayap, adalah dua wonderkid yang berhasil membalas kepercayaan sang pelatih. Keduanya telah diturunkan dan menunjukkan kualitas yang mumpuni di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Also Read
Carlos Pena sendiri tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap kontribusi duo pemain muda tersebut. "Memang benar kami memiliki perpaduan antara pemain muda dan pemain senior, tapi saya selalu berprinsip sama. Saya tidak melihat usia pemain," tegas juru taktik asal Spanyol itu. "Jika seorang pemain layak bermain di bawah asuhan saya, mereka akan mendapatkan kesempatan bermain."
Mantan pembesut Persija Jakarta ini menambahkan, "Pergantian pemain pertama melibatkan Aep dan Zulfan, dua pemain dari tim EPA musim lalu. Mereka mendapatkan menit bermain karena berlatih dengan baik dan memang layak mendapatkannya. Mereka membuktikan bahwa mereka memiliki kualitas yang cukup untuk bermain bersama kami." Pena menekankan bahwa keberaniannya menurunkan pemain muda didasari oleh performa dan dedikasi mereka dalam latihan.
Pelatih berharap, para pemain muda ini dapat terus memberikan kontribusi maksimal, sembari mendapatkan bimbingan dari para senior. "Tentu saja, kami tidak bisa menuntut mereka untuk memenangkan pertandingan bagi kami sendirian. Mereka harus berkontribusi dan menjadi bagian dari tim, sementara para pemain senior perlu membantu mereka berkembang dan menjadi pemain yang lebih baik," jelas Pena. "Namun, memiliki pemain muda dalam skuad adalah kabar baik bagi Persita karena merekalah masa depan tim."
Antusiasme publik Tangerang kini semakin tinggi menantikan aksi Persita selanjutnya. Pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027, Pendekar Cisadane akan menghadapi tantangan berat dari tim kuat PSM Makassar. Duel sengit ini dijadwalkan berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu (19/9/2026). Para penggemar tentu tak sabar untuk kembali menyaksikan performa tim kesayangan, termasuk aksi memukau dari Aep Nursofyan dan Zulfan Djiaulhaq.




