Jakarta, Portal Batang ID – Kegagalan tim nasional Italia untuk melangkah ke Piala Dunia 2026 telah memicu kabar pengunduran diri Gennaro Gattuso dari kursi pelatih, yang dijadwalkan pada Jumat (3/4). Pertanyaan besar kini mengemuka: siapa yang akan menjadi nahkoda baru Gli Azzurri?
Saat ini, spekulasi bertebaran di media sosial dan menjadi sorotan media-media Italia. Setidaknya ada tiga figur besar yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat arsitek baru Gli Azzurri. Ketiga sosok yang dimaksud adalah Roberto Mancini, Pep Guardiola, dan Jose Mourinho. Ketiganya dinilai memiliki filosofi kepelatihan yang kuat untuk mengembalikan kejayaan dan martabat sepak bola Italia.

Untuk saat ini, nama Roberto Mancini muncul sebagai kandidat terdepan. Mantan pelatih yang sukses membawa Italia menjuarai Piala Eropa 2020 ini sedang dalam masa rehat setelah mengakhiri kontraknya dengan Al Shaad, sebuah keputusan yang disebut-sebut terkait dengan konflik Amerika-Israel di Iran. Dilansir dari Calcio Mercato, Mancini menduduki peringkat teratas dalam daftar incaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Mancini sendiri diyakini merasa optimis menjadi pilihan terbaik.
Sementara itu, Jose Mourinho, yang dikenal dengan julukan The Special One, saat ini masih membesut klub Portugal, Benfica. Namun, beredar kabar bahwa Mourinho merasa tidak nyaman di sana, menyusul isu rasialisme yang melibatkan seorang pemain Real Madrid. Spekulasi menguat bahwa Mourinho akan berpisah dengan Benfica di akhir musim ini. Ketersediaan Mourinho diyakini akan sangat cocok dengan jadwal FIGC yang akan memilih ketua baru pada bulan Juni mendatang.
Nama Pep Guardiola juga turut meramaikan bursa. Meskipun masih menjabat sebagai pelatih Manchester City, performa The Citizens musim ini dinilai kurang konsisten dibandingkan periode sebelumnya. Beberapa pihak menduga Guardiola sedang mengalami kejenuhan. Pola Guardiola di masa lalu menunjukkan bahwa ia cenderung meninggalkan klub ketika merasa bosan, seperti yang terjadi di Barcelona dan Bayern Munich. Situasi ini membuka peluang bagi Federasi Italia untuk menjajaki kemungkinan merekrut juru taktik asal Spanyol itu.
Pertanyaannya tetap menggantung: siapa yang akan benar-benar menakhodai Timnas Italia selanjutnya? Meskipun banyak nama akan terus bermunculan dan spekulasi akan terus bertebaran, satu hal yang pasti adalah Italia membutuhkan figur yang tidak hanya kuat secara taktik, tetapi juga memiliki karisma dan wibawa untuk membangkitkan kembali semangat Gli Azzurri.