Hattrick Samuel Otusanya Hancurkan RANS

Author Image

Dewi Laksmi

4 November 2026, 07:39 WIB

portalbatang.id – Stadion Kanjuruhan menjadi saksi bisu dominasi total Arema FC dalam laga pembuka I League Cup musim 2026/2027. Menjamu tim kasta kedua, RANS Nusantara FC, tim berjuluk Singo Edan tersebut sukses memetik kemenangan telak dengan skor mencolok 4-0 pada Selasa (3/11/2026). Hasil impresif ini sekaligus menempatkan Arema FC di puncak klasemen sementara Grup L dengan raihan tiga poin penuh.

Bintang utama dalam laga ini tak lain adalah penyerang asal Nigeria, Oluwasegun Samuel Otusanya. Pemain tajam tersebut tampil sangat klinis dengan mencetak hattrick yang membuat pertahanan lawan kocar-kacir. Melengkapi pesta gol tersebut, Hanif Sjahbandi yang masuk sebagai pemain pengganti turut menyumbangkan satu gol tambahan, memastikan kemenangan mutlak bagi tuan rumah.

Hattrick Samuel Otusanya Hancurkan RANS
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Kemenangan ini menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi skuad asuhan Andre Caldas. Sebelumnya, Arema FC sempat mengalami tren negatif setelah menelan kekalahan 1-3 dari Bali United di ajang BRI Super League saat bermain di hadapan pendukung sendiri.

Pelatih sementara Arema FC, Andre Caldas, mengaku sangat puas dengan performa anak asuhnya. Meski skor akhir terlihat sangat dominan, ia menegaskan bahwa fokus utamanya bukan sekadar angka di papan skor, melainkan mentalitas kemenangan dan kesempatan bagi para pemain untuk mendapatkan menit bermain.

"Saya tidak terlalu terpaku pada skor akhir. Yang paling krusial bagi kami adalah meraih kemenangan dan memberikan kesempatan bagi sejumlah pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan," ujar Andre Caldas usai pertandingan.

Meski secara komposisi pemain Arema FC lebih unggul, jalannya pertandingan tidak langsung berjalan sesuai rencana. Singo Edan sempat terlihat kesulitan menemukan ritme permainan pada awal laga. Hal ini disebabkan oleh proses adaptasi pemain, terutama mengingat regulasi I League yang membatasi penggunaan hanya tiga pemain asing.

"Kami sempat mengalami fase ‘lambat panas’. Butuh waktu sekitar 20 menit bagi kami untuk benar-benar menemukan ritme permainan. RANS Nusantara adalah lawan yang tangguh; meski mereka bermain di kasta kedua, mereka adalah tim papan atas yang bermain sangat cair," tambah Andre.

Menjelaskan kunci keberhasilan timnya, Andre menyebutkan bahwa momentum perubahan terjadi setelah gol pembuka tercipta pada menit ke-25. Gol tersebut dianggap sebagai pemecah kebuntuan yang sekaligus menghilangkan beban mental para pemain. Setelah unggul, Arema tidak lantas bermain bertahan, melainkan tetap menjaga intensitas serangan.

"Kuncinya adalah kerja sama tim. Kami tidak mengendurkan tekanan setelah unggul. Pemain tetap bermain agresif dan terus menekan lawan sepanjang laga," tegasnya.

Kemenangan besar ini diharapkan menjadi modal kepercayaan diri bagi Arema FC sebelum melakoni laga tandang yang berat melawan Madura United di BRI Super League pada Jumat (6/11/2026) mendatang.

Related Post