Jakarta, Portal Batang ID – Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah skuad Garuda harus mengakui keunggulan Bulgaria dalam ajang FIFA Series 2026. Kekalahan ini menjadi pil pahit pertama bagi Herdman setelah mengawali debutnya dengan kemenangan gemilang hanya berselang tiga hari sebelumnya.
Berbicara dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Herdman mengakui bahwa hasil akhir tidak sejalan dengan upaya maksimal yang telah ditunjukkan anak asuhnya. "Ada banyak sisi positif yang bisa kami ambil dari performa tim ini. Kami bermain secara kolektif, dengan fisik yang kuat, dan gaya bermain yang sangat jelas," ujar Herdman, menyoroti aspek positif meski kalah.

Namun, pelatih asal Kanada yang pernah menukangi timnas putri Selandia Baru dan Kanada ini tidak menampik adanya rasa "sakit" yang menyelimuti setelah hasil negatif di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). "Ketika Anda tampil di level seperti itu, kami harus menerima hasilnya. Sayang sekali kami hanya kurang satu langkah saja, padahal kesempatan sudah ada di depan mata. Selamat untuk Bulgaria atas kemenangannya," tambahnya, menunjukkan sportivitas.
Herdman juga menyoroti bagaimana Bulgaria mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan tempo permainan. Meski demikian, ia optimis bahwa kekalahan ini akan menjadi pelajaran berharga. "Mereka mengendalikan pertandingan dan tempo. Tentu kekalahan ini menyisakan rasa sakit, namun saya yakin tim kami akan terus tumbuh dan berkembang," jelasnya.
Dalam wawancara singkat di pinggir lapangan, Herdman sempat mengungkapkan bahwa timnya dihantui nasib kurang mujur. Dua peluang emas Indonesia membentur tiang gawang, sementara gol tunggal Bulgaria lahir dari titik putih akibat "soft penalty" yang dinilainya tidak terlalu keras. "Menurut saya, bermain melawan tim Eropa yang memiliki tradisi kuat, kami bermain bagus malam ini, dengan identitas yang kuat, menyerang, dan secara permanen kami terhubung. Kami mendapatkan dua peluang membentur mistar dan penalti yang mudah," tukas Herdman.
Ia menambahkan, skuad Garuda mampu mengontrol permainan hingga sepertiga akhir lapangan. Potensi para pemain muda seperti Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas juga menjadi sorotan. "Dalam 10 menit terakhir, kami memiliki Beckham dan Dony Tri, mereka memiliki sedikit kualitas untuk terus ditingkatkan. Kami akan terus bekerja, kami memiliki kemajuan malam ini. Kami akan terus bekerja," pungkas Herdman, menegaskan komitmen untuk terus berbenah demi masa depan Timnas Indonesia.