portalbatang.id – Gelora Bung Karno akan kembali bergemuruh menyambut laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu rival sengitnya, Singapura, pada Jumat (25/9/2026) malam WIB. Pertemuan ini bukan sekadar perebutan poin perdana, melainkan juga ajang pembuktian bagi Skuad Garuda yang bertekad membalas hasil imbang di pertemuan terakhir.
Pertandingan di hadapan puluhan ribu suporter setia Garuda ini menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk menunjukkan dominasinya. Sebelumnya, kedua tim sempat berbagi angka 1-1 di fase grup Piala AFF 2026 pada 7 Agustus lalu di Stadion Jalan Besar, Singapura. Hasil tersebut cukup mengantar The Lions melaju ke semifinal, sementara Indonesia harus gigit jari. Kini, dengan status tuan rumah dan materi pemain yang jauh berbeda, asa untuk meraih kemenangan perdana di turnamen ini membumbung tinggi.

Di bawah arahan pelatih kepala John Herdman, yang baru menjabat sejak 3 Januari 2026, Timnas Indonesia mengalami perombakan signifikan. Sebanyak 13 pemain dari skuad Piala AFF sebelumnya dicoret, digantikan oleh 12 pemain diaspora terbaik yang kini merumput di liga-liga Eropa. Perubahan ini diharapkan membawa angin segar dan kualitas yang lebih mumpuni untuk membangun tim yang solid, khususnya dalam persiapan menuju putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Also Read
Di sisi lawan, Singapura datang dengan skuad yang lebih stabil di bawah kendali Gavin Lee, yang telah menukangi The Lions sejak 28 November 2025. Meskipun hanya mengganti enam pemain lama dengan tiga nama baru seperti Safuwan Baharudin (Selangor FC), Irfan Najeeb (Tampines Rovers), dan Haziq Kamarudin (Jurong FC), Gavin Lee memiliki pemahaman mendalam terhadap timnya. Singapura juga diperkuat dua pemain abroad, Safuwan Baharudin di Liga Super Malaysia dan Harhys Stewart di Liga Thailand. Keberhasilan Gavin Lee meloloskan Singapura ke Piala Asia 2027 menjadi bukti kapasitasnya.
Meski Indonesia kini diperkuat pemain-pemain kelas Eropa dan bermain di kandang sendiri, rekor pertemuan kedua tim dalam hampir dua dekade terakhir masih menjadi pekerjaan rumah besar. Dari sepuluh pertemuan terakhir, Singapura unggul dengan empat kemenangan, termasuk dua di antaranya diraih di kandang Indonesia. Sementara itu, Skuad Garuda baru mengoleksi tiga kemenangan, dan tiga laga lainnya berakhir imbang. Artinya, Indonesia masih "tekor" atau memiliki utang satu kemenangan dari The Lions.
Salah satu duel paling dramatis terjadi di semifinal leg kedua Piala AFF 2021, di mana Indonesia berhasil menaklukkan Singapura dengan skor 4-2 melalui perpanjangan waktu. Momen tersebut bisa menjadi inspirasi bagi Asnawi Mangkualam dkk. untuk memutus dominasi Singapura. Pertandingan nanti bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang gengsi dan upaya Timnas Indonesia untuk memperbaiki catatan sejarah sekaligus menunjukkan kekuatan baru mereka di kancah sepak bola ASEAN.




