portalbatang.id – Kegagalan Java United FC untuk meraih poin penuh pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 meninggalkan catatan evaluasi mendalam bagi tim tersebut. Bertandang ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (20/10/2026), tim berjuluk Laskar Kepodang Emas ini harus puas hanya meraih hasil imbang 1-1 saat menghadapi tim papan bawah, Isenmulang FC.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Java United yang sebelumnya tengah berada dalam tren positif. Kapten tim, Gustavo Franca, secara terbuka meminta rekan-rekan setimnya untuk segera melakukan perbaikan besar-besaran, terutama dalam aspek penyelesaian akhir yang dianggap menjadi rapor merah dalam pertandingan tersebut.

Menurut Franca, meskipun timnya telah berupaya tampil maksimal, kendala utama terletak pada kurangnya ketajaman di depan gawang. Secara statistik, anak asuh Fabio Lefundes sebenarnya mendominasi jalannya laga dengan menciptakan delapan peluang tembakan. Dari jumlah tersebut, empat tembakan berhasil mengarah tepat ke sasaran, namun sangat disayangkan hanya satu peluang yang mampu dikonversi menjadi gol.
Also Read
"Kami sebenarnya sudah bekerja dengan baik sebagai sebuah tim. Walaupun waktu persiapan kami sangat terbatas, kami sudah mempersiapkan strategi dengan matang. Namun, kami kurang beruntung dalam hal eksekusi di lapangan," ungkap bek asal Brasil tersebut kepada awak media.
Franca menekankan bahwa menghadapi tim dengan gaya bermain bertahan seperti Isenmulang FC memerlukan mentalitas dan strategi khusus. Ia menilai, timnya seringkali terburu-buru dalam melakukan serangan sehingga gagal membongkar tembok pertahanan lawan yang rapat. Ia meminta timnya untuk lebih sabar dalam menguasai bola dan menjaga organisasi permainan agar tetap stabil.
"Pertandingan ini mengajarkan kami tentang pentingnya kesabaran. Saat menghadapi lawan yang bermain sangat bertahan, kami harus lebih banyak memegang kendali bola dan bermain lebih terorganisasi," tambahnya.
Kegagalan ini sekaligus memutus tren kemenangan beruntun yang sempat diraih Java United sebelum laga ini. Kini, fokus utama tim adalah segera berbenah sebelum menghadapi jadwal padat berikutnya. Tantangan besar sudah menanti di pekan ketujuh, di mana Java United dijadwalkan bertandang ke markas Persijap Jepara.
Meskipun Persijap saat ini berada di posisi juru kunci klasemen, Franca tidak ingin timnya meremehkan lawan. Ia berharap evaluasi dari laga melawan Isenmulang FC dapat menjadi modal berharga untuk meraih kemenangan di laga mendatang.
"Kami harus belajar dari kesalahan ini. Fokus kami sekarang adalah memperbaiki penyelesaian akhir agar peluang yang tercipta tidak terbuang percuma. Saya yakin kami bisa tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya," pungkas mantan pemain Persib Bandung tersebut dengan optimis.




