Kebangkitan PSIM Yogyakarta di BRI Super League

Author Image

Dewi Laksmi

2 November 2026, 23:06 WIB

portalbatang.id – Stadion Sultan Agung, Bantul, menjadi saksi bisu sebuah drama kebangkitan yang luar biasa pada Minggu (1/11/2026) sore WIB. PSIM Yogyakarta akhirnya berhasil memutus rantai ketidakberuntungan mereka dengan meraih kemenangan perdana di ajang BRI Super League musim 2026/2027. Dalam laga pekan kedelapan yang penuh tensi tinggi, Laskar Mataram sukses menumbangkan Borneo FC dengan skor tipis 2-1.

Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi seluruh elemen tim. Pasalnya, PSIM harus melewati fase sulit setelah sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama. Borneo FC sempat membuat pendukung tuan rumah terdiam saat Asgal Habib berhasil membobol gawang PSIM pada menit ke-33. Namun, mentalitas pantang menyerah ditunjukkan oleh para pemain Laskar Mataram yang mampu bangkit di babak kedua.

Kebangkitan PSIM Yogyakarta di BRI Super League
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Adrian Purzycki membuka jalan perdana bagi PSIM melalui golnya pada menit ke-57. Keunggulan tersebut kemudian diperlebar oleh aksi spektakuler dari Savio Sheva pada menit ke-64. Gol tersebut bukan sekadar gol biasa, melainkan sebuah tendangan jarak jauh yang sangat keras dan akurat. Savio melepaskan tembakan dari area tengah lapangan yang membuat kiper Borneo FC, Kadu Monteiro, tak berdaya menghalau bola yang meluncur deras ke dalam gawang.

Hasil positif ini membawa dampak besar bagi posisi PSIM di klasemen. Dengan tambahan tiga poin, PSIM kini mengoleksi total lima poin dan merangkak naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara. Pencapaian ini sangat krusial karena berhasil membawa Laskar Mataram keluar dari zona degradasi. Mereka kini unggul satu poin di atas PSS Sleman yang masih tertahan di posisi ke-16, tepat di batas zona merah.

Savio Sheva, yang menjadi pahlawan dalam laga ini, mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan yang sangat dinantikan setelah hampir dua bulan tanpa kemenangan. Ia menyebut bahwa gol jarak jauh yang ia cetak adalah persembahan spesial untuk masyarakat Yogyakarta.

Di sisi lain, kemenangan ini juga menjadi angin segar bagi era baru PSIM di bawah kepemimpinan pelatih anyar asal Serbia, Risto Vidakovic. Pelatih berusia 57 tahun tersebut baru saja diperkenalkan kepada publik sehari sebelum laga berlangsung. Meski hadir langsung di tribun VVIP Stadion Sultan Agung bersama asistennya, Edin Prljaca, Risto masih memilih untuk bungkam dan belum memberikan komentar mendalam terkait jalannya pertandingan kepada awak media.

Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi PSIM Yogyakarta untuk memperbaiki posisi di klasemen dan menjauh dari ancaman degradasi di sisa musim BRI Super League.

Related Post