Kekalahan Tragis Garudayaksa FC di Menit Akhir

Author Image

Dewi Laksmi

11 Oktober 2026, 01:39 WIB

portalbatang.id – Harapan besar untuk meraih poin penuh dalam laga terbaru harus sirna bagi Garudayaksa FC. Tim asuhan Milos Joksic harus menelan pil pahit setelah dijegal oleh Persita melalui gol dramatis di masa injury time. Kekalahan ini terasa jauh lebih menyakitkan mengingat kondisi tim yang sebenarnya sedang berada dalam performa terbaiknya secara komposisi pemain.

Pertandingan ini sejatinya menjadi momen yang sangat dinantikan oleh kubu Garudayaksa FC. Pasalnya, ini merupakan kali pertama sang pelatih bisa menurunkan skuad dengan kekuatan penuh atau komposisi utuh. Hal ini dimungkinkan setelah klub berhasil menambah amunisi baru menjelang penutupan jendela transfer musim ini, sehingga tidak ada lagi kendala absennya pemain kunci akibat cedera atau akumulasi kartu.

Kekalahan Tragis Garudayaksa FC di Menit Akhir
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Milos Joksic, juru taktik asal Serbia, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya usai peluit panjang dibunyikan. Ia mengaku telah menaruh ekspektasi yang sangat tinggi terhadap anak asuhnya, terutama karena ia ingin melihat bagaimana performa tim saat seluruh pemain inti bermain bersama di lapangan.

"Ekspektasi saya sangat tinggi hari ini karena ini adalah momen pertama kami bisa tampil dengan skuad yang lengkap. Di babak pertama, saya melihat para pemain bermain dengan sangat disiplin, sehingga kami mampu menjaga skor tetap imbang 0-0 hingga turun minum," ujar Joksic saat memberikan keterangan pers.

Namun, momentum positif tersebut hancur seketika saat memasuki babak kedua. Hanya dalam waktu 30 detik setelah laga dimulai, Persita berhasil membobol gawang Garudayaksa FC. Gol cepat tersebut menjadi titik balik yang mengubah alur permainan secara drastis. Meski sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan, Garudayaksa FC gagal memanfaatkan peluang emas yang ada untuk membalikkan keadaan.

Kekecewaan Joksic memuncak ketika timnya justru kembali kebobolan di masa tambahan waktu. Kegagalan mengamankan hasil imbang atau bahkan kemenangan di menit-menit akhir membuat sang pelatih merasa sangat terpukul. Ia menilai timnya tidak cukup klinis dalam memanfaatkan peluang yang tercipta di depan gawang lawan.

"Kami sempat bermain bagus dan mencetak gol balasan. Kami sebenarnya punya banyak kesempatan untuk menambah satu gol lagi agar bisa unggul, tetapi tim saya tidak cukup tajam. Malah di waktu tambahan, kami justru kebobolan satu gol lagi. Saya sangat kecewa," tambahnya dengan nada getir.

Mantan pelatih yang berpengalaman di Liga Thailand ini juga mengakui bahwa performa timnya secara keseluruhan tidak berada dalam level terbaik. Namun, ia menegaskan bahwa hasil akhir tersebut tidak mencerminkan perjuangan keras para pemainnya di lapangan. Menurutnya, timnya tidak layak untuk menelan kekalahan seburuk ini.

"Kami memang tidak bermain dengan sangat apik, tetapi kami pastinya tidak layak untuk kalah. Saya ucapkan selamat kepada Persita atas kemenangannya. Ini adalah pelajaran yang sangat besar bagi kami. Secara pribadi, saya merasa sangat buruk dan bahkan sulit untuk merangkai kata-kata karena rasa kecewa ini," pungkas Joksic.

Related Post