Laga Kandang Rasa Tandang di Pakansari

Author Image

Dewi Laksmi

26 Oktober 2026, 11:39 WIB

portalbatang.id – Stadion Pakansari yang terletak di Bogor, Jawa Barat, mendadak berubah warna pada Minggu (25/10/2026) malam. Meski secara administratif Garudayaksa FC bertindak sebagai tuan rumah dalam lanjutan pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027, atmosfer yang tercipta justru terasa sangat asing bagi tim berjuluk Garuda tersebut.

Pertandingan yang mempertemukan Garudayaksa FC melawan raksasa Jawa Barat, Persib Bandung, menyuguhkan pemandangan yang tidak biasa. Alih-alih didominasi oleh pendukung tuan rumah, tribun Stadion Pakansari justru dibanjiri oleh lebih dari 15 ribu Bobotoh. Kehadiran massa pendukung Persib yang masif ini menciptakan tekanan psikologis yang luar biasa bagi para pemain Garudayaksa.

Laga Kandang Rasa Tandang di Pakansari
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Hasil di lapangan mencerminkan dominasi mental yang dibawa oleh tim tamu. Persib Bandung berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1. Drama kemenangan Maung Bandung baru tercipta di menit-menit akhir laga, melalui sepakan akurat Adam Alis yang merobek jala gawang tuan rumah.

Menanggapi hasil tersebut, pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, mengungkapkan perasaan campur aduknya. Pria yang tengah menjalani musim debutnya di kompetisi Indonesia ini mengaku merasa aneh dengan situasi yang dialaminya. Baginya, laga ini terasa seperti sedang bermain di markas lawan, bukan di rumah sendiri.

"Saya adalah pelatih yang sudah memiliki banyak pengalaman di dunia sepak bola. Namun, jujur saja, situasi ini terasa sangat aneh. Kami bermain di laga kandang, tetapi kondisi di lapangan sama sekali tidak memihak kepada kami," ujar Joksic dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Meski harus menelan kekalahan pahit, Joksic tidak menutup mata terhadap kualitas atmosfer yang tercipta. Ia justru memuji antusiasme suporter Persib yang membuat pertandingan berjalan sangat hidup. Menurutnya, kehadiran ribuan pendukung tersebut justru menjadi pemacu motivasi bagi para pemainnya untuk tampil maksimal di tengah tekanan.

"Inilah esensi sepak bola yang sesungguhnya, dan saya sangat menyukai atmosfer seperti ini. Saya ingin berterima kasih kepada para suporter Persib yang hadir. Tanpa mereka, sepak bola tidak akan memiliki jiwa yang sama. Atmosfer malam ini sungguh luar biasa," tambahnya dengan nada apresiatif.

Joksic juga menegaskan bahwa timnya tidak perlu melakukan persiapan khusus untuk menghadapi tekanan suporter lawan, karena itulah tujuan mereka berlatih: untuk bermain di stadion yang penuh dan menghadapi atmosfer yang hebat.

Ke depannya, sang pelatih optimis bahwa Garudayaksa FC dapat membangun basis pendukungnya sendiri. Ia meyakini bahwa kemenangan demi kemenangan yang akan diraih timnya di masa depan akan menjadi magnet bagi para suporter untuk mulai memenuhi stadion saat mereka bermain di kandang.

"Saya berharap jumlah pendukung kami bisa terus bertambah. Jika kami mulai konsisten meraih kemenangan dan mengejar gelar juara, saya yakin suporter akan datang berbondong-bondong untuk mendukung kami," pungkasnya.

Related Post