Laga Panas Persija Persib Diawasi Teknologi Canggih

Author Image

Dewi Laksmi

11 September 2026, 14:39 WIB

portalbatang.id – Duel klasik yang paling dinanti, Persija Jakarta kontra Persib Bandung, di ajang BRI Super League 2026/2026 dipastikan akan menjadi sorotan utama akhir pekan ini. Bukan hanya karena rivalitas sengit kedua tim, tetapi juga karena penerapan teknologi keamanan super canggih: pengenal wajah atau face recognition. Operator liga, I.League, tak main-main dalam memastikan laga berjuluk El Clásico Indonesia ini berjalan aman dan tertib.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, telah mendapatkan lampu hijau dari pihak Kepolisian untuk dihadiri penonton. Namun, kehadiran suporter akan diawasi ketat dengan sistem yang terintegrasi penuh.

Laga Panas Persija Persib Diawasi Teknologi Canggih
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa kamera pemindai wajah akan ditempatkan di berbagai titik strategis, terutama di sektor-sektor tribun yang berpotensi rawan gesekan. Teknologi ini dirancang untuk mengidentifikasi setiap individu yang masuk ke stadion dan memantau perilaku mereka selama pertandingan.

"Kami di I.League juga membuat sistem payment gateway bernama Sobat Liga, yang dapat mengakomodir face recognition," ujar Ferry Paulus saat ditemui wartawan di Kantor I.League, Jakarta, Kamis (10/9/2026). "Di beberapa titik sektor akan terlihat mana saja yang ada kemungkinan membuat hal-hal kegaduhan dan sebagainya."

Integrasi face recognition dengan sistem Sobat Liga ini memungkinkan petugas keamanan untuk dengan cepat memetakan dan menindak oknum suporter yang terbukti melakukan tindakan anarkis atau pelanggaran berat. Sanksi yang menanti tidak main-main.

Ferry Paulus menegaskan, suporter yang kedapatan memicu kericuhan tidak hanya akan berurusan dengan aparat kepolisian, tetapi juga akan dijatuhi sanksi berat dari penyelenggara. "Suporter yang terbukti anarkis bisa dijatuhi hukuman larangan menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion seumur hidup," tegasnya. Sanksi ini mencakup larangan menonton seluruh pertandingan liga sepak bola Indonesia di stadion.

Selain pengetatan dari sisi operator, I.League juga mengimbau manajemen Persija Jakarta dan Persib Bandung untuk turut aktif mengedukasi serta mengambil tindakan tegas terhadap basis pendukung masing-masing. Hal ini penting demi terciptanya kondusivitas dan suasana pertandingan yang sportif, jauh dari insiden yang tidak diinginkan.

Penerapan teknologi canggih ini merupakan bagian dari komitmen I.League untuk meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan di seluruh pertandingan BRI Super League. Peluncuran BRI Super League 2026/2027 sendiri telah dihadiri oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Hery Gunardi, Direktur Utama I.League Ferry Paulus, dan Director of Emtek Media Harsiwi Ahmad di SCTV Tower, Jakarta, pada Selasa (1/9/2026) lalu, menandai era baru sepak bola Indonesia yang lebih modern dan tertib.

Related Post