PEMALANG – Suasana syukur membuncah di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Ribuan nelayan menggelar upacara adat Larung Sedekah Laut, sebagai wujud rasa terima kasih atas limpahan hasil laut sepanjang tahun. Tradisi tahunan yang bertepatan dengan tahun baru Islam ini menjadi momentum penting bagi masyarakat pesisir.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, hadir langsung memberikan dukungan penuh terhadap acara tersebut. Ia berharap tradisi ini terus lestari dan menjadi pemantik peningkatan hasil tangkapan laut bagi para nelayan. "Kegiatan ini harus menjadi agenda masif. Larung Sedekah Laut merupakan simbol syukur dan harapan agar ke depan hasil laut Pemalang semakin melimpah," ujar Anom.

Di tengah kemeriahan acara, Kepala Desa Nyamplungsari, Abdul Wahid, menyampaikan aspirasi terkait peningkatan fasilitas TPI. Ia mengapresiasi pembangunan TPI yang megah, namun berharap ada perhatian lebih terhadap beberapa kekurangan. "Kami berharap ada perbaikan akses keluar masuk perahu yang masih dangkal, penambahan pasokan bahan bakar, dan perbaikan akses jalan raya yang masih buruk," ungkap Abdul Wahid. Ia pun menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati dan berharap dukungan anggaran untuk pemenuhan fasilitas tersebut.
Larung Sedekah Laut di Pemalang bukan sekadar ritual, melainkan cerminan kearifan lokal dan harapan akan keberlanjutan sektor perikanan. Semoga limpahan rezeki dari laut terus mengalir bagi masyarakat nelayan Pemalang.