portalbatang.id – Timnas Malaysia, yang dijuluki Harimau Malaya, mengusung target ambisius di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Presiden Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Ab Ghani Hassan, secara tegas mematok target final bagi skuad asuhan pelatih interim Tan Cheng Hoe. Sebuah tantangan berat yang siap dijawab oleh Arif Aiman dan rekan-rekannya.
Target ini bukan tanpa alasan, namun juga diiringi dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Format FIFA ASEAN Cup 2026 memang unik, tanpa babak semifinal. Hanya juara dari masing-masing grup yang berhak langsung melaju ke partai puncak, sementara tim peringkat kedua akan memperebutkan posisi ketiga. Ini berarti, setiap pertandingan di fase grup akan sangat krusial untuk menentukan nasib tim.

Malaysia sendiri tergabung di Grup A Premier Division, sebuah grup yang disebut-sebut sebagai "grup neraka". Mereka harus bersaing ketat dengan rival abadi Timnas Indonesia, serta Singapura dan Bangladesh. Persaingan di grup ini diprediksi akan sangat sengit, mengingat kekuatan merata dari setiap kontestan.
Also Read
Menanggapi ekspektasi tinggi dari FAM, Tan Cheng Hoe menyatakan kesiapan timnya. Ia melihat target tersebut sebagai motivasi tambahan bagi para pemain. "Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Namun, kami harus tetap fokus pada pertandingan demi pertandingan. Kami menganggap ekspektasi tinggi ini sebagai sebuah motivasi," ujar Tan Cheng Hoe dalam sesi konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Fokus utama Harimau Malaya saat ini adalah laga pembuka mereka. Malaysia dijadwalkan menghadapi Timnas Bangladesh di SUGBK, Jakarta, pada Jumat (25/9/2026) sore WIB. Tan Cheng Hoe menekankan pentingnya mengamankan hasil positif di pertandingan pertama. "Para pemain akan berjuang keras di setiap laga. Yang terpenting, kami wajib mengamankan hasil positif pada pertandingan pertama melawan Bangladesh besok," tambahnya.
Meski duel melawan Timnas Indonesia pada laga kedua grup selalu menyedot perhatian publik dan dianggap sebagai pertandingan paling bergengsi, Tan Cheng Hoe memilih untuk tidak terdistraksi. Mantan juru taktik Kedah FA itu mengakui ketangguhan Timnas Indonesia yang kini diperkuat banyak pemain berkualitas dari kompetisi Eropa. Namun, prioritasnya tetap pada pertandingan terdekat.
"Fokus utama saya saat ini adalah laga besok melawan Bangladesh, baru setelah itu kita lihat perkembangannya," tegas Tan Cheng Hoe. "Menghadapi Indonesia selalu menarik karena kita negara serumpun. Pertandingan nanti tentu sangat berarti bagi banyak orang. Indonesia menjadi favorit dengan deretan pemain dari Eropa. Kami siap menghadapi Indonesia, tetapi fokus utama kami tetap untuk laga besok terlebih dahulu," pungkasnya, menunjukkan determinasi Malaysia untuk melangkah maju selangkah demi selangkah menuju target final.




