portalbatang.id – Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 sudah di depan mata, menjanjikan duel-duel sengit di kancah sepak bola Asia Tenggara. Salah satu laga yang paling dinanti adalah pertemuan klasik antara Timnas Malaysia dan Timnas Indonesia yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 28 September 2026. Namun, di tengah antisipasi panas tersebut, kubu Malaysia menegaskan bahwa fokus mereka saat ini belum tertuju pada Garuda.
Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, secara lugas menyatakan bahwa timnya memprioritaskan laga pembuka melawan Bangladesh. "Tentu saja, fokus utama kami tertuju pada pertandingan besok (melawan Bangladesh). Segala aspek kami perhatikan dengan cermat demi laga ini," ujar Tan dalam jumpa pers di GBK, Kamis (24/9/2026). Pendekatan bertahap ini menjadi kunci bagi Harimau Malaya untuk membangun momentum di turnamen regional yang baru ini.

Meski demikian, Tan Cheng Hoe tidak menampik bahwa pertandingan melawan Indonesia selalu memiliki tempat istimewa. Ia mengakui intensitas dan gengsi yang menyertai setiap pertemuan kedua tim. "Tentu saja, menghadapi Indonesia selalu menjadi hal yang besar; pertandingannya selalu terasa lebih istimewa dan sengit bagi semua pihak. Saya yakin Indonesia akan tampil habis-habisan di grup ini; performa mereka sangat bagus dan mereka menunjukkan karakter juara sejati," puji Tan. Namun, ia kembali menegaskan prioritas timnya. "Kami siap hadapi Indonesia tapi akan fokus sepenuhnya pada pertandingan besok," tambahnya.
Also Read
Ambisi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak main-main. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah mematok target tinggi, yakni mencapai partai final. Tan Cheng Hoe menyatakan kesiapannya untuk mewujudkan sasaran tersebut, meskipun ia menyadari tantangan yang ada. "Tentu ini jadi tantangan tersendiri. Tapi kami harus fokus di laga pertama. Kami menganggap itu sebagai tantangan. Kami antusias mengikuti FIFA ASEAN Cup dan kami berharap bisa memetik hasil positif untuk laga terdekat," papar Tan.
Strategi fokus pada satu pertandingan demi satu pertandingan dianggap krusial untuk menjaga ritme dan performa tim menuju target final. Sementara Malaysia akan membuka perjalanan mereka melawan Bangladesh, Timnas Indonesia sendiri akan memulai ajang baru besutan FIFA ini dengan menghadapi Singapura di laga perdana mereka. Duel klasik Malaysia vs Indonesia, meski sudah dinanti, harus menunggu hingga kedua tim menyelesaikan agenda awal mereka.




