portalbatang.id – Persik Kediri tengah menjadi pusat perhatian dalam kompetisi BRI Super League 2026/2027. Bukan tanpa alasan, publik Kediri, terutama para pendukung setia Persikmania, tengah menantikan sebuah fenomena di lini depan mereka. Dunia sepak bola lokal sedang menunggu momen ketika dua predator tajam asal Spanyol, Jose Enrique dan Sergio Castel, akhirnya tampil bersama dalam satu formasi yang sama.
Hingga memasuki pekan keenam kompetisi, kolaborasi maut antara Enrique dan Castel masih menjadi teka-teki besar. Sejauh ini, Jose Enrique masih menjadi sosok tunggal yang selalu diandalkan untuk mengisi slot penyerang utama dalam starting XI Macan Putih. Konsistensi Enrique memang tidak perlu diragukan lagi, mengingat performa impresifnya sejak musim lalu. Pada debutnya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, pemain berusia 31 tahun ini langsung membuktikan kelasnya dengan torehan 13 gol, menjadikannya mesin gol utama tim.

Pada musim berjalan ini, Enrique sempat menunjukkan taringnya dengan menyarangkan dua gol ke gawang Garudayaksa FC pada pekan kedua. Namun, memasuki empat pekan berikutnya, produktivitas sang striker tampak mengalami penurunan drastis. Beruntung, Persik memiliki kedalaman skuad yang mumpuni dengan kehadiran Eduardo Barbosa dan Ernesto Gomez yang mampu menutupi kekosongan gol tersebut.
Also Read
Pertanyaan besar pun muncul di benak para penggemar: kapan duet maut Enrique dan Castel akan benar-benar beraksi? Menanggapi spekulasi tersebut, pelatih Persik, Marcos Reina, meminta para pendukung untuk bersabar. Ia menegaskan bahwa keputusan teknis akan diambil berdasarkan kondisi fisik dan kebutuhan tim.
"Sabar saja. Tunggu saja waktunya. Mereka akan diturunkan pada momen yang paling tepat," ujar Marcos Reina dengan penuh keyakinan.
Reina menjelaskan bahwa Sergio Castel, yang didatangkan dari Persib, masih dalam proses pemulihan fisik. Sejak bergabung, Castel baru mencatatkan total 58 menit bermain dalam tiga pertandingan terakhir. Ia hanya tampil sebagai pemain pengganti dengan durasi singkat melawan Madura United, Persib, dan PSS.
"Sergio Castel baru saja pulih dari cedera. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk memainkannya secara bertahap. Kami akan terus menambah menit bermainnya secara perlahan hingga ia benar-benar berada dalam kondisi fisik yang prima untuk berduet dengan Jose Enrique," tambah pelatih asal Spanyol tersebut.
Meski sangat menantikan kolaborasi keduanya, Reina menekankan bahwa strategi permainan tetap menjadi prioritas utama. Ia tidak ingin memaksakan duet ini jika tidak sesuai dengan taktik yang dibutuhkan di lapangan. "Kami memiliki dua striker berkualitas tinggi. Namun, kami akan menurunkan mereka bersama-sama sesuai dengan kebutuhan tim dan strategi permainan. Saya pribadi sangat penasaran melihat seberapa tajam kolaborasi keduanya di lini depan nanti," pungkasnya.



