portalbatang.id – Ketua Umum PSSI Erick Thohir kembali menegaskan ambisi besar sepak bola Indonesia untuk menembus Piala Dunia, bahkan dengan target yang dipercepat dari rencana semula. Pernyataan ini muncul saat ia membahas persiapan Timnas Indonesia, termasuk potensi kontrak pelatih John Herdman hingga 2027, yang disebut sebagai bagian integral dari strategi jangka panjang menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga RI, mengungkapkan bahwa dirinya teringat akan ucapan Herdman yang menyebutnya sebagai pribadi yang ambisius. Ambisi ini, menurut Erick, bukan tanpa dasar. Ia menjelaskan bahwa pasca tragedi Kanjuruhan pada tahun 2022, PSSI sebenarnya menargetkan lolos ke Piala Dunia pada tahun 2038. Namun, dinamika dan perkembangan Timnas Indonesia belakangan ini telah mengubah peta jalan tersebut.

"Jadi, semuanya saya rasa tadi yang disampaikan coach John bahwa PSSI hari ini ambisius, Ketuanya ambisius, saya mengucapkan mohon maaf, tidak lain ini bagian dari yang kita presentasi kepada FIFA setelah Kanjuruhan waktu itu," terang Erick Thohir. Ia menambahkan bahwa target awal 2038 kini dipercepat karena adanya momentum kebangkitan sepak bola nasional yang tak terduga.
Also Read
Momentum tersebut salah satunya terlihat pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, di mana Timnas Indonesia disebut hanya berjarak dua kemenangan untuk lolos ke putaran final. Pengalaman ini, kata Erick, menjadi pemicu untuk mempercepat mimpi besar tersebut.
"Kita ingin lolos Piala Dunia pada 2038 kalau tidak salah. Cuma kemarin kita lihat ada momentum kita percepat kebangkitan sepak bola kita," jelasnya. Erick Thohir menekankan pentingnya memiliki mimpi setinggi-tingginya, namun tetap diimbangi dengan proses dan kerja keras sehari-hari yang harus terus dijaga.
Dengan persiapan yang matang, termasuk potensi perpanjangan kontrak pelatih hingga 2027, PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir menunjukkan keseriusan untuk mewujudkan mimpi Piala Dunia 2030, jauh lebih cepat dari perkiraan awal. Ini adalah sinyal kuat bahwa sepak bola Indonesia siap bersaing di kancah global.




