Misi Besar Garuda di Piala Asia 2027

Author Image

Dewi Laksmi

8 Oktober 2026, 11:39 WIB

portalbatang.id – Kegembiraan Timnas Indonesia setelah berhasil menyabet gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 kini harus segera berganti dengan fokus dan persiapan yang lebih matang. Pasalnya, tantangan yang menanti di depan mata jauh lebih besar dan menantang. Skuad Garuda dijadwalkan akan berlaga di putaran final Piala Asia 2027 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi, mulai 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Dalam turnamen bergengsi tingkat benua tersebut, Indonesia tergabung dalam Grup E yang tergolong sebagai "grup neraka". Timnas Indonesia harus berhadapan dengan kekuatan besar Asia, yakni Jepang dan Qatar, serta rival regional Thailand. Kehadiran Jepang dan Qatar tentu menjadi ujian berat bagi mentalitas pemain, mengingat kedua negara tersebut merupakan tim yang sudah memiliki jam terbang tinggi di ajang Piala Dunia.

Misi Besar Garuda di Piala Asia 2027
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Meskipun menghadapi lawan-lawan tangguh, optimisme tetap muncul dari kalangan pengamat sepak bola tanah air. Mantan pemain Timnas Indonesia, Agung Setyabudi, meyakini bahwa Skuad Garuda memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan yang mengejutkan atau sering disebut sebagai "kuda hitam" dalam turnamen nanti.

"Setidaknya, Indonesia bisa menjadi kuda hitam di Piala Asia mendatang. Kita harus mengakui bahwa lawan seperti Jepang dan Qatar masih berada di level yang lebih tinggi. Namun, untuk menghadapi Thailand, kita punya peluang untuk kembali mengalahkan mereka," ungkap Agung Setyabudi kepada portalbatang.id.

Agung menekankan bahwa meskipun gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan suntikan kepercayaan diri yang luar biasa, hal tersebut tidak bisa membuat tim terlena. Kesenjangan kualitas antara level Asia Tenggara dan level Asia secara umum masih sangat terasa. Jepang dan Qatar bukan sekadar lawan biasa, melainkan representasi kekuatan sepak bola dunia yang akan menguji sejauh mana perkembangan taktik dan fisik pemain Indonesia.

Target realistis yang ingin dikejar oleh tim asuhan John Herdman adalah melaju ke babak 16 besar. Mengingat format turnamen yang diikuti oleh 24 tim, dua tim teratas dari setiap grup akan langsung mengamankan tiket ke fase gugur, sementara empat slot tambahan akan diperebutkan oleh tim peringkat ketiga terbaik. Indonesia sendiri memiliki memori manis saat berhasil menembus 16 besar pada Piala Asia 2023 di Qatar, yang menjadi pencapaian tertinggi mereka sejauh ini.

Namun, Agung juga memberikan catatan penting agar tim tidak terlalu tinggi dalam berekspektasi. Ia mengingatkan bahwa tim-tim seperti Thailand pasti akan melakukan evaluasi besar-besaran setelah kekalahan mereka di final ASEAN Cup.

"Thailand pasti akan terus berbenah. Mereka sudah mempelajari kekuatan dan kelemahan kita. Jadi, kita harus bersikap realistis. Bukan berarti pesimis, tetapi kita harus sadar bahwa semua tim di level ini terus melakukan pembenahan untuk menjadi lebih kuat," tutup Agung yang pernah menjabat sebagai kapten Timnas pada Piala Asia 2004.

Kini, mata seluruh pecinta sepak bola tanah air tertuju pada persiapan Skuad Garuda. Mampukah modal juara di level ASEAN menjadi batu loncatan untuk menciptakan sejarah baru di tanah Arab Saudi? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Related Post