portalbatang.id – Persib Bandung kini tengah berada dalam pusaran jadwal yang sangat padat. Usai menunjukkan taringnya di ajang bergengsi ASEAN Club Championship 2026/2027, skuad berjuluk Maung Bandung ini tidak diberikan waktu untuk bernapas lega. Fokus mereka kini sepenuhnya dialihkan untuk menghadapi tantangan besar di kompetisi domestik, BRI Super League 2026/2027.
Pertandingan krusial tersebut akan mempertemukan Persib dengan Dewa United pada pekan ke-4. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu (11/10/2026). Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persib membawa modal kepercayaan diri yang melambung tinggi setelah sukses mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Port FC di kancah Asia Tenggara.

Meski sedang dalam tren positif, pelatih Igor Tolic menyadari bahwa Dewa United bukanlah lawan sembarangan. Tim berjuluk Banten Warriors tersebut dikenal memiliki komposisi pemain berkualitas yang mampu merepotkan tim mana pun. Oleh karena itu, Tolic telah menyiapkan strategi khusus dengan mengandalkan empat pilar utama yang diprediksi akan menjadi pembeda di lapangan hijau.
Also Read
Sosok pertama yang menjadi sorotan adalah Mariano Peralta. Penyerang sayap asal Argentina ini sedang dalam performa puncak setelah tampil gemilang saat menumbangkan Port FC. Dengan catatan satu gol dan satu assist dalam laga terakhir, Peralta menjadi ancaman nyata melalui pergerakan eksplosifnya di sisi lapangan. Kemampuannya melakukan penetrasi tajam ke jantung pertahanan lawan akan menjadi senjata utama Maung Bandung untuk membongkar barisan belakang Dewa United.
Selain Peralta, kehadiran Ragnar Oratmangoen juga menjadi kartu as yang siap dimainkan. Pemain yang memperkuat Timnas Indonesia ini tidak diturunkan saat menghadapi Port FC, sehingga ia dipastikan berada dalam kondisi fisik yang sangat prima. Kemampuan Ragnar dalam mencari ruang kosong dan kontrol bola yang mumpuni di lini depan akan memberikan tekanan konstan bagi lini pertahanan lawan sejak menit awal.
Di sektor tengah, kreativitas permainan Persib akan bertumpu pada Thom Haye. Gelandang berpengalaman berusia 31 tahun ini merupakan otak serangan tim. Visi bermain yang cerdas dan akurasi umpan panjang yang mematikan membuat Haye menjadi pemain yang sangat sulit untuk dihentikan. Distribusi bola yang rapi dari eks pemain Almere FC ini diharapkan mampu menyuplai bola-bola matang kepada para penyerang Persib.
Terakhir, keamanan di lini belakang akan dipercayakan kepada Teja Paku Alam. Kiper andalan ini dikenal memiliki refleks yang luar biasa dan ketenangan dalam menghadapi situasi kritis. Menghadapi serangan balik cepat dari Dewa United, konsistensi Teja di bawah mistar gawang akan menjadi kunci utama bagi Persib untuk menjaga keunggulan dan mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri.




