Misteri Absennya Shayne di Persija

Author Image

Dewi Laksmi

22 Oktober 2026, 14:06 WIB

portalbatang.id – Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi menjadi saksi bisu kemenangan telak Persija Jakarta saat menjamu Arema FC pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027, Rabu (22/10/2026) malam. Namun, di balik pesta gol yang dirayakan para pemain Macan Kemayoran, ada satu sosok yang mencuri perhatian publik: Shayne Pattynama. Pemain bertahan andalan Timnas Indonesia tersebut hanya bisa menyaksikan pertandingan dari tribun VVIP tanpa mendapatkan menit bermain sedikit pun.

Fenomena absennya Shayne di skuat Persija musim ini memicu tanda tanya besar di kalangan pendukung. Hingga kompetisi berjalan selama satu setengah bulan, nama pemain kelahiran Inggris ini belum pernah muncul dalam daftar susunan pemain (line-up), bahkan untuk sekadar duduk di bangku cadangan pun ia tidak mendapat tempat. Padahal, kontribusi Shayne sangat krusial saat membela Timnas Indonesia dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 baru-baru ini.

Misteri Absennya Shayne di Persija
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Kontras Performa: Timnas vs Klub

Kondisi yang dialami Shayne saat ini terasa sangat kontras dengan performanya di level internasional. Pada jeda internasional akhir September hingga awal Oktober 2026, Shayne justru menjadi pilar penting bagi Timnas Indonesia. Ia bahkan tampil sebagai pengganti di babak final dan menjadi salah satu eksekutor penalti yang membawa Indonesia menumbangkan Thailand dalam drama adu penalti 6-4.

Namun, begitu kembali ke klub, Shayne seolah kehilangan "taringnya". Ia kesulitan mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kualitas aslinya di bawah asuhan pelatih Persija, Shin Tae-yong. Padahal, kondisi fisiknya dikabarkan sudah pulih setelah sempat mengalami cedera di awal musim.

Alasan Taktis Shin Tae-yong

Menanggapi spekulasi mengenai absennya Shayne, pelatih Shin Tae-yong akhirnya buka suara. Arsitek asal Korea Selatan tersebut menegaskan bahwa keputusan untuk tidak memainkan Shayne murni didasarkan pada kebutuhan strategi di lapangan. Menurutnya, setiap pertandingan menuntut penyesuaian taktik yang berbeda-beda.

"Mengenai Shayne, keputusan itu disesuaikan dengan taktik yang saya terapkan sebagai pelatih," ungkap Shin Tae-yong saat memberikan keterangan kepada media.

Selain faktor taktik, Shin juga menyoroti tingginya persaingan di dalam skuat Persija. Ia menyebutkan bahwa saat ini banyak pemain lain yang sedang berada dalam performa puncak, sehingga menciptakan persaingan yang sangat ketat di setiap lini. "Selain itu, saat ini ada pemain-pemain lain di dalam tim yang sedang menunjukkan performa bagus. Jadi, ada hal-hal seperti itu yang memang tidak bisa dihindari," tambahnya.

Kini, tantangan besar menanti Shayne Pattynama. Ia harus membuktikan bahwa ia masih layak menjadi pilihan utama di Persija agar bisa kembali mendapatkan kepercayaan, baik di level klub maupun untuk mengamankan posisi di skuat Garuda.

Related Post