portalbatang.id – Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, BRI Super League musim 2026/2027, kembali menjadi panggung bagi para pemain asing yang telah lama menjalin ikatan dengan sepak bola tanah air. Di tengah arus keluar-masuknya pemain impor yang sangat dinamis, terdapat segelintir nama yang memilih untuk menetap dan menjadikan Indonesia sebagai rumah kedua mereka dalam berkarier.
Fenomena pemain asing yang "betah" di Indonesia bukan sekadar soal durasi bermain, melainkan juga tentang loyalitas dan kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan iklim serta budaya sepak bola lokal. Beberapa di antara mereka bahkan telah berhasil mengukir sejarah dengan mengangkat trofi juara bersama klub yang mereka bela.

Jika menilik rekam jejak pemain yang paling lama berkarier, nama Makan Konate sering kali muncul di permukaan. Pemain asal Mali ini tercatat sudah merumput di Indonesia sejak tahun 2012. Meski sempat mencoba peruntungan di Liga Malaysia bersama T-Team FC dan Terengganu FC, Konate tetap dianggap sebagai salah satu ikon pemain asing yang paling lama mengenal kerasnya kompetisi di Indonesia.
Also Read
Namun, jika berbicara tentang kesetiaan yang konsisten tanpa banyak berpindah negara, nama Nick Kuipers patut diacungi jempol. Bek tangguh asal Belanda ini telah mendedikasikan delapan musimnya di Indonesia sejak tiba pada Agustus 2019. Perjalanan kariernya di tanah air dimulai saat ia bergabung dengan Persib Bandung. Selama enam tahun berseragam Pangeran Biru, Kuipers tidak hanya menjadi pilar pertahanan, tetapi juga berhasil mencicipi manisnya gelar juara pada musim 2023/2024 dan 2024/2025. Setelah sukses di Bandung, ia memutuskan tantangan baru bersama Dewa United pada pertengahan 2025.
Tak kalah impresif adalah sosok Javlon Guseynov. Bek asal Uzbekistan ini telah menginjakkan kaki di Indonesia sejak Januari 2019. Ia memulai petualangannya bersama Borneo FC dan menghabiskan empat musim yang produktif di Samarinda. Kini, di usianya yang menginjak 35 tahun, Guseynov masih menjadi sosok kunci di lini belakang Persita Tangerang. Jika menghitung masa pandemi yang sempat menghentikan kompetisi, Guseynov tercatat telah menjalani sembilan musim berkarier di Indonesia.
Nama terakhir yang masuk dalam jajaran pemain paling setia adalah penyerang asal Brasil, Ciro Alves. Memasuki musim kedelapannya, Ciro telah menunjukkan kualitasnya sejak pertama kali mendarat di Indonesia pada 2019 bersama TIRA-Persikabo. Ia sempat merasakan kejayaan bersama Persib Bandung sebelum akhirnya memutuskan bergabung dengan Java United (sebelumnya Malut United). Meski musim 2026/2027 ini ia harus menepi sejenak karena cedera, kontribusi dan keberadaannya di liga tetap menjadi sorotan bagi para pecinta sepak bola tanah air. Melalui dedikasi mereka, para pemain ini membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar tempat singgah, melainkan tempat untuk meraih prestasi tertinggi.




