portalbatang.id – Persib Bandung terus berupaya menjaga momentum positif di tengah kompetisi BRI Super League 2026/2027 yang semakin kompetitif. Menjelang laga pekan ketujuh, tim berjuluk Maung Bandung ini dijadwalkan bertandang untuk menghadapi tuan rumah Garudayaksa FC. Meski dihadapkan pada jadwal pertandingan yang sangat menguras fisik, ambisi untuk meraih poin penuh tetap menjadi prioritas utama bagi skuad asuhan Igor Tolic.
Gelandang berpengalaman Persib, Dedi Kusnandar, menegaskan bahwa kelelahan akibat jadwal yang padat bukanlah alasan bagi timnya untuk bermain setengah hati. Menurutnya, fokus dan mentalitas juara harus tetap dijaga terlepas dari seberapa berat rotasi pemain yang harus dijalani.

"Kami memang baru saja tiba kembali di Bandung. Setelah latihan singkat hari ini, kami harus segera bertolak ke Bogor malam ini juga," ujar Dedi Kusnandar saat memberikan keterangan kepada media usai sesi latihan.
Also Read
Meski mengakui adanya tantangan fisik yang nyata, pemain yang akrab disapa Dado ini memastikan bahwa seluruh anggota tim sudah siap menghadapi laga krusial tersebut. Ia menekankan bahwa target kemenangan melawan Garudayaksa FC adalah harga mati bagi Persib untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Tantangan fisik ini menjadi perhatian serius, terutama setelah Persib menelan kekalahan tipis 0-1 dari Madura United pada laga sebelumnya. Kekalahan tersebut menjadi catatan evaluasi bagi pelatih Igor Tolic. Tolic menilai bahwa secara permainan, timnya sebenarnya sudah mampu menciptakan peluang-peluang berbahaya untuk mencetak gol, namun penyelesaian akhir masih menjadi kendala yang harus segera dibenahi.
Menghadapi sisa musim yang penuh dengan jadwal padat, Tolic menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan. Ia menyadari bahwa dalam kompetisi sekelas BRI Super League, tim tidak hanya bertarung melawan strategi lawan, tetapi juga bertarung melawan waktu dan kelelahan fisik.
Dedi Kusnandar menambahkan bahwa kedalaman skuad menjadi kunci utama bagi Persib untuk bertahan di papan atas. Dengan komposisi 27 pemain yang tersedia, setiap individu dituntut untuk memiliki kesiapan mental dan fisik yang prima.
"Ini adalah risiko yang harus kami hadapi. Kami memiliki 27 pemain yang siap tempur, jadi siapapun yang diturunkan oleh pelatih harus dalam kondisi siap bermain," tegas pemain bernomor punggung 11 tersebut.
Ia juga memperingatkan rekan-rekan setimnya agar tidak meremehkan lawan. Menurut Dedi, setiap tim yang menghadapi Persib selalu tampil dengan semangat juang tinggi layaknya sedang berperang di lapangan. Oleh karena itu, Persib harus selalu waspada dan siap menghadapi segala skenario permainan dari lawan demi mengamankan poin penuh.




