portalbatang.id – Stadion Sultan Agung menjadi saksi bisu dominasi Persija Jakarta saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan keempat BRI Super League 2026/2027, Sabtu (10/10/2026) sore WIB. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut berhasil mengamankan kemenangan telak dengan skor mencolok 4-0, sekaligus mempermalukan tuan rumah di hadapan pendukungnya sendiri.
Laga ini menjadi ajang pembuktian kualitas bagi Persija yang baru saja kembali memperkuat Timnas Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Kekuatan lini serang Persija tampak tak terbendung saat memasuki fase krusial di babak kedua. Gol pembuka dicetak oleh Alexander Jeremejeff pada menit ke-76, yang kemudian memicu rentetan gol lainnya.

Tak butuh waktu lama bagi Persija untuk memperlebar jarak. Stjepan Loncar menunjukkan kelasnya dengan menyarangkan dua gol pada menit ke-80 dan menit tambahan 90+2. Melengkapi pesta gol tersebut, Kwon Chang-hoon menutup kemenangan tim tamu lewat gol pada menit ke-86. Skor 4-0 pun menjadi hasil akhir yang menutup pertandingan dengan dominasi total dari tim tamu.
Also Read
Meski harus menelan kekalahan menyakitkan, pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, tetap menunjukkan sikap positif. Pelatih asal Belanda tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya yang telah berjuang habis-habisan di lapangan hijau. Menurutnya, semangat juang anak asuhnya patut diacungi jempol meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
"Meskipun hasilnya demikian, saya tetap menikmati pertandingan ini. Saya sangat menikmati dukungan dari suporter, kebersamaan mereka, serta atmosfer luar biasa yang mereka ciptakan di stadion. Saya juga bangga dengan performa tim saya," ujar Van Gastel saat memberikan keterangan resmi usai laga.
Van Gastel mengakui bahwa kegagalan PSIM untuk meraih poin disebabkan oleh kualitas pemain pengganti yang dimasukkan oleh Persija. Ia menilai, saat PSIM sudah mulai kelelahan karena terus berjuang, Persija justru memasukkan pemain-pemain berkualitas yang mengubah dinamika permainan.
"Sayangnya, di sekitar menit ke-76 kami kebobolan gol pertama. Itu adalah momen krusial saat melawan tim sekelas Jakarta. Tim saya sebenarnya masih berjuang dan tetap hidup di lapangan, kami hanya sangat membutuhkan poin dalam laga ini," tambahnya.
Senada dengan sang pelatih, gelandang PSIM, Ze Valente, menyatakan bahwa seluruh pemain telah mengerahkan kemampuan maksimal mereka. Ia menyadari bahwa menghadapi Persija bukanlah perkara mudah, namun timnya sudah mencoba memberikan perlawanan sengit sejak awal laga hingga gol pertama tercipta.
Kekalahan telak ini membuat posisi PSIM Yogyakarta semakin terpuruk di klasemen sementara BRI Super League 2026/2027. Laskar Mataram kini masih tertahan di peringkat ke-14 dengan koleksi satu poin. Dari empat pertandingan yang telah dijalani, Franco Ramos dan kawan-kawan belum mampu mencicipi kemenangan, dengan catatan tiga kekalahan dan satu hasil imbang.




